Mengenal Makna Makanan Yang Disajikan di Malam Imlek



Oleh : Jeremy Huang

   

Reporterjabar.com - Cirebon, Makanan yang disajikan di meja sembahyang dan disajikan dalam malam sebelum imlek yaitu : 

  1. Mie sebagai lambang panjang umur mengharapkan di tahun baru supaya umur panjang.

  2. Bung(Rembung yaitu Bambu muda yang dimasak menggunakan ebi (udang kecil)atau telur. Bung atau rebung merupakan tunas muda sebagai lambang tumbuhnya harapan baru. Telur melambangkan awal titik kehidupan.

  3. Makanan Sam Seng di Malam Imlek sebagai lambang 3 kehidupan yaitu darat, laut dan udara. Ayam atau bebek yang dimasak mewakili simbol udara, babi atau sapi yang dimasak mewakili simbol darat. Ikan Bandeng atau Gurami mewakili simbol air. Gurami juga lambang kemakmuran.

  4. Buah Srikaya, Jeruk Ponkam atau Santang melambangkan kemakmuran dan kelimpahan rejeki. Karena jeruk ponkam berwarna kuning lambang kemakmuran. Selain sam seng dan ngo seng ada juga satu tradisi Imlek bernama yu sheng yang dilakukan pada malam Imlek. Yu sheng menjadi simbol keberuntungan dan kemakmuran di tahun baru.

  5. Dodol Keranjang mengandung arti memiliki harapan yang manis di tahun yang akan datang.

  6. Manisan buah buahan memiliki juga harapan untuk menikmati hidup yang manis.

Dalam tradisi yu sheng, masyarakat Tionghoa akan mencampurkan beragam jenis sayuran dan bumbu. Setelah dicampurkan, bahan makanan tersebut akan diangkat tinggi-tinggi ke udara menggunakan sumpit oleh setiap orang.

Di meja sembahyang juga biasanya ada batang tebu yang diikat jadi satu tujuannya memiliki harapan baru yang manis.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers