Koordinator "Senja" Ungkap masalah Sosial Seniman Jalanan di Subang

Reporterjabar.com - Mengenai kasus penusukan seorang pengamen yang diduga dilakukan oknum Satpol PP adalah permasalahan sosial yang telah menggunung di Kabupaten Subang. Hal tersebut diungkapkan Koordinator Seniman Jalanan (Senja), Enjang "Black" Taufik Hidayat, yang menyebutkan akar permasalahan utamanya ialah keseriusan pembinaan kepada Seniman Jalanan.

"Selama ini kalau ada razia gepeng (gelandangan dan pengemis – termasuk anak jalanan, red) oleh Satpol PP biasanya Satpol PP hanya menyerahkan gepeng yang tertangkap ke Dinas Sosial. Sedangkan di Dinas Sosial hanya di data saja. Selanjutnya kami dibiarkan saja," ungkapnya dengan nada sesal, Jum'at (5/2/2021).

Dirinya selaku Koordinator "Senja" yang anggotanya para pengamen jalanan sering mengajukan kepada pihak Dinas Sosial Kab Subang untuk mengadakan kegiatan penyuluhan untuk para pengamen atau anak jalanan. "Namun sangat disayangkan responnya kurang tanggap," katanya.

Bahkan dia setiap tahun meminta tempat rumah singgah. "Sayangnya ajuan itu juga tidak direspon padahal dulu kita pernah dijanjikan tempat rumah singgah di bekas kantor UPTD Indagsar di daerah perempatan wesel," terangnya.

Sayangnya ketika konfirmasi melalui pesan singkat kepada Kepala Dinas Sosial tidak ada respon.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers