Begini Sikap Pol PP Subang pada Pengamen

Reporterjabar.com – Mengenai penanganan kepada para pengamen di jalanan pihak Satpol PP memberikan kesempatan kepada mereka. "Selama itu tidak mengganggu kita tidak pernah melarang. Kecuali menganggu kepada pengguna jalan. Misalkan berkerumun anak punk itu 'kan merusak pemandangan apalagi kalau di lampu merah. Itu pun kita amankan dengan cara membina supaya mereka jangan sampai melakukan hal diluar (kewajaran) atau jangan sampai mengotori. Kita hanya sebatas membina mengedukasi jangan sampai mereka menganggu masyarakat (pengguna jalan)," tutur Kasat Pol PP dan Pemadam Kebakaran (Satpol Dam) Kabupaten Subang Jawa Barat, Dikdik Solihin, Rabu (3/2/2021).

Lalu kata dia tindakan anggota Satpol PP untuk melaksanakan hal itu sudah dilakukan secara humanis dan mereka sudah melakukannya. Termasuk penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Tugas Satpol PP hanya menertibkan untuk kemudian dikirim ke Dinas Sosial. "Selanjutnya Dinas Sosial yang punya program untuk membinanya. Kita hanya menertibkan saja. Termasuk Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Seperti yang ada di pemukiman kalau ada laporan ODGJ yang mengganggu ya kita tangani," jelasnya.

Kemudian kaitannya dengan kejadian penusukan dan penganiayaan yang diduga dilakukan anggota Satpol PP itu diluar kendali. Karena kata Dikdik yang di lapangan ada komandannya masing-masing. Supaya mereka bisa dikendalikan. "Kalau tindakan mereka di luar perintah berarti itu di luar kendali," tegasnya.

Terlebih pada saat hari kejadian Satpol PP tidak ada perintah selain pengawalan vaksin di Gudang Farmasi untuk disalurkan ke kecamatan. "Waktu kemarin (hari kejadian Selasa, 2/2/2021) tidak ada perintah lain selain mengawal vaksin di Gudang Farmasi,"

Penanganan kasusnya kini sudah diserahkan kepada Polres Subang untuk dilakukan secara hukum yang berlaku. “Kini terduga pelaku sudha diamankan Polres untuk diperiksa,” katanya lagi. katanya.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers