Banjir Susulan di Pamanukan Subang, Warga Kecewa Penanganan Sampah

reporterjabar.com- Warga Kecamatan Pamanukan Subang Jawa Barat, terutama yang tinggal di perkotaan merasa trauma dan kecewa atas terjadinya banjir ke dua, setelah pekan lalu dilanda banjir mencapai dua meteran. Rasa kecewa warga ialah pada penanganan sampah 

Menurut Titin warga Parmasari Desa Pamanukan, mengatakan ketinggian air mencapai 50 Cm.

Kata Titin, di setiap dusun itu ada kali, dan saat ini masih banyak tumpukan sampah, yang belum dibersihkan pasca banjir pekan lalu, sehingga adanya banjir Sekarang diduga akibat tumpukan sampah menyumbat aliran air. "Saat ini Ketinggian air mencapai lutut orang dewasa, seperti di Dusun Kedunggede, Kampung Baru, Padek, Pilang dan Pangadangan," katanya kepada Reporterjabar.com, Selasa (16/2/2021).

Hujan dan petir semalam mengakibatkan banjir susulan setelah pekan lalu.

Kata Titin, di setiap dusun itu ada kali, dan saat ini masih banyak tumpukan sampah, yang belum dibersihkan oleh pihak pemerintah pasca banjir pekan lalu, sehingga adanya banjir Sekarang diduga akibat tumpukan sampah menyumbat aliran air.

Lanjutnya, Para warga yang terdampak saat ini mengungsi ke Jembatan Layang, Gor pasar Inpres dan ada juga ke Mesjid Al- Mukhlisin Desa Pamanukan, Papar Titin.

Sementara menurut Hengky warga Dusun Jalitri Desa Mulyasari, mengatakan pada wartawan, bahwa pada banjir pekan lalu di rumahnya ketinggian air mencapai 2 meter. "Ketinggian air di rumah saya saat banjir lalu 2 meteran," ujarnya.

Kata Henky, banjir saat ini cuma semata kaki di dalam rumah.

Namun, lanjutnya saya merasa kesal sebab baru selesai bersih- bersih rumah datang lagi banjir.

Reporter.lily_MSR

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers