Bambang Tri Santoso dinobatkan sebagai Bapak Pandu Digital

Reporterjabar.com - Bambang Tri Santoso, yang merupakan Koordinator Komunitas TIK di Direktorat Jendral Aplikasi Informatika Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Ditjen Aptika Kemkominfo), yang juga sekaligus merupakan inisiator gerakan Pandu Digital yang telah diinisiasi sejak tahun 2019, dinobatkan sebagai Bapak Pandu Digital oleh Kepala Suku Dayak Adat Jawa Petani Bumi Segandu Indramayu-Dermayu, Paheran Takmad Diningrat. Penobatan ini dilakukan sesaat setelah Bambang, membuka acara Pelatihan Pandu Digital Kabupaten Indramayu mewakili Dirjen Aptika, Samuel Abrijani Pangarepan, Minggu, 14 Februari 2021, yang diikuti dengan penyerahan Pusaka dari Kepala Suku Dayak Bumi Segandu, kepada Bambang, sebagai bentuk penghargaan yang sangat tinggi dari masyarakat adat, dan juga apresiasi atas setiap upaya Bambang dalam membantu komunitas-komunitas daerah di seluruh Indonesia, untuk mendapatkan layanan internet, serta mengedukasi terjadinya masyarakat yang menggunakan layanan internet secara positif dan bermanfaat.
 
Menurut Pak Takmad, demikian panggilan akrab Kepala Suku Adat Dayak Bumi Sagandu, langkah-langkah Bambang secara personal maupun Kemkominfo selaku lembaga, dalam mewujudkan hadirnya internet yang terjangkau di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Indramayu, juga upaya Pandu Digital melakukan kegiatan literasi digital kepada segenap masyarakat Indonesia yang kian membutuhkan kebijaksanaan dalam menggunakan teknologi informatika untuk mendukung kegiatan sehari-hari, merupakan langkah yang relevan dan sesuai dengan apa yang diperlukan masyarakat hari ini.
 
Apresiasi yang sama tidak hanya disampaikan oleh Pak Takmad, namun juga datang dari berbagai lapisan masyarakat Kabupaten Indramayu yang turut serta menghadiri acara pelatihan tersebut. Acara yang dihadiri oleh perwakilan Camat Losarang, Camat Cikedung, perwakilan dari Kadiskominfo Kabupaten Indramayu dan segenap tokoh masyarakat serta beberapa LSM, juga peserta pelatihan Pandu Digital yang didatangkan dari berbagai daerah di Kabupaten Indramayu ini, riuh akan apresiasi terhadap Kemenkominfo, rata-rata tokoh masyarakat menyampaikan kerinduannya akan kehadiran internet yang terjangkau di desa-desa di Kabupaten Indramayu, dan hari ini, Kemenkominfo bersama Lembaga Adat Karaton Galuh Pakuan, serta Pandu Digital, hadir membawa hal tersebut dimulai dari Padepokan Adat Dayak Bumi Segandu.
 
Menanggapi penghargaan tersebut, Bambang membalas dengan ucapan terimakasih dan rasa persaudaraan yang setinggi-tingginya. "Pandu Digital," menurutnya, "tidak hanya memiliki kewajiban untuk menyambung tali informasi dari pihak pemerintah kepada masyarakat, akan tetapi lebih jauh dari itu, Pandu Digital ini juga memiliki kewajiban untuk menjalin tali kekerabatan serta sambung tangan yang erat, sehingga menimbulkan ikatan kepercayaan antara Pandu dengan masyarakat." Tutur Bambang.
 
"Hal ini," lanjut Bambang, "yang diharapkan dapat dijadikan dasar bagi adanya masyarakat yang bersepakat dengan  himbauan dan bimbingan Pandu Digital, untuk senantiasa mempergunakan dan memanfaatkan Dunia Digital dan Fasilitas internet secara positif," pungkasnya.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers