Atasi Sampah Bekas Banjir, Pemda Subang Minta Bantuan Patimban

Reporterjabar.com – Permasalahan sampah pasca banjir di Pamanukan Subang Jawa Barat hingga hari, Senin (15/2) baru terangkat sebanyak 30% dari perkiraan sampah yang ada. Dikatakan Kepala Pelaksana (Kalak) badan Penanggungan Bencana Daerah (BPBD), H. Hidayat pihaknya menghadapi tantangan dalam pengangkutan sampah pasca terjangan banjir selama hampir 5 hari itu. "Tidak mungkin hanya mengandalkan armada dari pemerintah Kabupaten Subang dengan kondisi yang kurang baik dan jumlah yang terbatas kemudian juga memang Armada ini menjadi kendaraan utama mengangkut sampah," ujarnya, Senin (15/2/2021). Untuk itu kata Hidayat pihaknya berkoordinasi denga Dinas Lingkungan Gidup (DLH) dan meminta bantuan truk proyek Pelabuhan Patimban. "(Truk Proyek) dari Patimban itu mengangkut batu. Jika pergi ke selatan dalam keadaan kosong maka kita minta untuk digunakan mengangkut sampah. sehingga dengan Armada ini bisa menjadikan percepatan dalam menyelesaikan sampah pasca banjir," tuturnya.

Kata dia dengan bantuan truk menjadi solusi baik dalam penanganan pasca bencana banjir. "Karena ini merupakan tindakan darurat yang harus dilakukan dengan segera jangan sampai (setelah) banjir surut (lalu) timbul penyakit baru akibat wabah yang. Kedua, memacetkan jalan lalu lintas (karena) sampah itu melimpah sampai ke jalan sehingga menimbulkan kemacetan. Kemudian yang ketiga berdampak ekonomi karena masyarakat enggan untuk pergi ke toko denagn ada tumpukan sampah yang menimbulkan bau," tuturnya lagi.

Kata Hidayat dengan batuan truk Proyek pelabuhan Patimban bisa menyelesaikan masalah sampah pasca benca banjir lebih cepat. "Armada (truk Proyek Patimban) yang lewat itu bisa menjadi kekuatan yang luar biasa apalagi kan itu tronton nanti bisa menjadi percepatan (masalah sampah," katanya.

Dikabarkan Bupati telah berkoordinasi langsung kepada pimpinan proyek Pelabuhan Patimban dan telah berkoordinasi dengan Kodim dan Polres untuk bersinergi. "Kabarnya memang Pak Bupati sudah berkoordinasi minta bantuan kepada pimpinan proyek Patimban. Alhamdulillah besok akan dilaksanakan lebih cepat sejak pukul 8 dan berkoordinasi dengan Pak Dandim Pak Kapolres dan mereka setuju dengan pola demikian," pungkasnya.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers