Akibat Banjir Pamanukan, Angkutan Umum Rugi Rp350 juta

Reporterjabar.com – Akibat banjir yang menerjang Wilayah Pantura Subang Jawa Barat untuk jasa angkutan umum mengalami kerugian sekitar 350 juta rupiah. Hal tersebut dikatakan Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Subang, Adhe Obreg Kusnadi, yang menyebutkan kerugian tersebut disebabkan terbatasnya jangkauan angkutan umum dan beberapa diantaranya tidak beroperasi.

                             

Kata dia asumsi kerugian pendapatan kendaraan satu hari sebesar 100 ribu rupiah dengan jumlah armada trayek menuju Pamanukan sekitar 250 unit.

"Kita hitung saja penghasilan satu mobil umum 100 (ribu rupiah) trayek (dari Subang) ke Pamanukan. Jumlahnya mobil umum (ke Pamanukan) ada sekitar 250 unit. Itu menghambat selama 2 minggu," ujarnya menjelaskan, Rabu (24/2/2021).

 

Kemudian kata Adhe kerugian lainnya sarana jalan yang mengalami kerusakan cukup berat baik oleh terjangan banjir maupun kerusakan sebelumnya, yang berdampak pada lama tempuh dan dampak kerusakan pada kendaraan.

 

Samentara itu untuk masa pemulihan, Bupati Subang, H. Ruhimat memerintahkan untuk segera dikerjakan dengan sebaik mungkin sehubungan masyarakat sangat membutuhkan untuk memulai kembali aktifitasnya.

Ruhimat mengapresiasi kepedulian masyarakat dari berbagai kalangan yang sigap memberikan bantuan selama bencana terjadi maupun bencana susulan.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers