10 ribu Rapid Antigen Disiapkan Antisipasi Cluster Pengungsian

Reporterjabar.com - Untuk antisipasi covid-19 di klaster pengungsian pasca banjir di Subang Jawa Barat Satgas Covid 19 mendapatkan bantuan 10.000 unit rapid antigen. Dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang yaitu dokter Maxi menyebutkan alat rapid tersebut diperuntukan 10 Puskesmas yang terdampak banjir khusunya di Pamanukan dan sekitarnya.

Kata dia upaya testing ini penting supaya penyakit yang biasa terjadi di pengungsian seperti gatal-gatal, batuk, pilek dan hipertensi bisa megarah pada timbulnya Covid. "Karena selama pengungsian 'kan kita tahu yang namanya protokol kesehatan boro-boro dijaga, ya," ujarnya kepada wartawan, Kamis (18/2/2021).

Tes Rapid dilakukan sekitar satu minggu kedepan karena sekarang tengah mengutamakan penanganan pengungsi pasca banjir untuk pemenuhan kebutuhan utama. "Saat ini kita masih menangani kebutuhan utama pengungsi dengan memperhatikan efek psikologis. Mereka sekarang 'kan butuh tempat tidur, makan. Lalu kita suguhi rapid. (Dikhawatirkan bisa) marah," jelasnya.

Berdasarkan laporan Tim Satgas Covid-19 per 18 Februari 2021 ada kenaikan kasus hari ini sebanyak 81 orang yang terkonfirmasi covid-19 dari yang tadinya 2493 menjadi 2574 orang.

Yang sembuh 1.904 orang. Lalu meninggal dunia terkonfirmasi positif sebanyak 75 orang dan yang masih isolasi dengan open case sebanyak 595 orang. 22 orang diantaranya dirawat di rumah sakit daerah Subang, 18 orang rumah sakit luar Subang dan 555 isolasi mandiri. 

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers