Tergugat Yakin Menangkan Sidang Cerai di PTUN Bandung



Reporterjabar.com - Cirebon, Kuasa hukum IE, Razman Arif Nasution menyatakan banding hasil putusan Pengadilan Agama (PA) Sumber, yang mengabulkan gugatan cerai FS

"Kami nyatakan banding kasus ini akan dilanjutkan di Pengadilan Tinggi Agama dan Mahkamah Agung (MA) Jakarta. Kami menilai keputusan hakim PA Sumber tidak berdasar karena kasus ini masih ditangani di PTUN Bandung, terkait keabsahan buku nikah antara IE dan FS," katanya, Rabu, 20/01/2021.

Razman melanjutkan, pihaknya memang sudah meyakini dari awal, hakim akan mengabulkan gugatan FS, karena dinilai hakim berat sebelah, karena mengabaikan keterangan saksi serta dokumen yang menjadi bukti-bukti IE.

"Dari awal kami yakin, gugatan di kabulkan, karena saya membacanya jelas hakim berat sebelah, karena mengabaikan saksi serta dokumen dari kami," imbuhnya.

Razman menegaskan, pihaknya menyatakan banding dan melaporkan ketiga hakim Pengadilan Agama Sumber ke Komisi Yudisial dan hakim pengawas di Mahkamah Agung.

"Saya sudah wanti-wanti kemarin, jangan lakukan penyelundupan hukum, kami akan melaporkan 3 hakim Pengadilan Agama Sumber ke Komisi Yudisial, dan hakim pengawas MA, saya yakin kebenaran akan terbuka," tegasnya.

Pihaknya mencontohkan, saksi dari tergugat sudah memberikan keterangan di hadapan majelis hakim bahwa FS memasukan lelaki ke dalam kamarnya. Kemudian IE mengetahuinya dan meninggalkan rumah, karena FS sudah melakukan perbuatan tersebut.

"Saksi tergugat sudah memberikan keterangan saat sidang tapi malah diabaikan oleh hakim, begitu juga keterangan dari saksi ahli MUI yang sudah jelas-jelas mengatakan perkawinan itu tidak sah, tapi diabaikan juga oleh hakim," terangnya.

Selain itu, Razman juga berkeyakinan akan memenangkan gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung, sehingga akan menggugurkan hasil sidang di PA Sumber.

"Kami yakin, akan menang di gugatan PTUN Bandung, jadi hasil yang hari ini hakim di PA Sumber mengabulkan gugatan FS, nanti akan gugur dengan sendirinya," ujarnya.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers