Subang PSBB Lagi. Begini Pembatasan dan Saksi Bagi Pelanggarnya

Berdasarkan hasil Rapat Evaluasi, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang Jawa Barat Kabupaten Subang melakukan PSBB kembali selama 14 hari kedepan dengan pembatasan kegiatan diantaranya pembatasan kegiatan untuk perkantoran makasimal 26% dan 75% dilakukan WFH, sekolah secara daring dan penggunaan kapasitas tempat ibadah maksimal 50%. Sanksi bagi pelanggar dilakukan dengan mengedepankan secara persuasif.

Reporterjabar.com - Pemda Kabupaten Subang mulai hari ini (11/1/2021) menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Ketupusan tersebut setelah dilakukan Rapat Koordinasi Satgas mengenai pemberlakukan PSBB Parsial di Jawa dan Bali. Dikatakan Ketua Bidang Penanganan Satgas Covid-19 Kabupaten Subang, dr. Maxi berdasarkan hasil evaluasi Satgas, bentuk PSBB Kabupaten Subang diantaranya dengan melakukan pembatasan kegiatan untuk perkantoran makasimal 25% dan 75% dilakukan Work From Home (WFH), kegiatan sekolah atau pendidikan dilakukan secara daring dan penggunaan kapasitas tempat ibadah maksimal 50%.

"Kemudian untuk tempat makan maksimal 25%. Kebutuhan pokok dilakukan pembatasan kapasitas. Kemudian pusat pembelanjaan sampai pukul 8 malam. Kemudian fasilitas umum dan kegiatan budaya dihentikan," terangnya

Lalu dia menerangkan untuk kegiatan hajatan seperti sunatan atau nikahan bis aberlangsung dengan dihadiri oleh keluarga inti. "Untuk kegiatan perayaannya sebaiknya dilaksanakan apabila pandemi ini sudah mereda," katanya lagi.

Kemudian mengenai sanksi kepada pelanggar, sesuai dengan arahan Bupati Subang, supaya mengedepankan upaya persuasif. "Kita sampaikan secara persuasif mendidik. Tentang pentingnya protokol kesehatan. Apabila misalnya menemukan kerumunan kita lakukan pendekatan persuasif. Apabila sulit, baru kita lakukan pembubaran," jelasnya.

Disampaikan mengenai perkembangan data Covid-19 di Kabupaten Subang, kata dia hingga hari ini jumlah yang terkonfirmasi positif sebanyak 1.411 orang. Lalu yang sembuh sebanyak 1.164 dan yang tengah melakukan isolasi sebanyak 185 orang. "24 orang di RSUD Subang, 8 orang di Rumah Sakit di luar Subang dan yang lainnya melakukan isolasi mandiri dengan," katanya.

Share on Google Plus

0 Comments:

Posting Komentar