Subang Direkomendasi Daerah Unggulan Pertanian

Reporterjabar.com - Kepala balai penelitian ternak Dr. Andi Baso Lompengeng Ishak S.Pt, MP merekomendasikan agar Subang dapat menjadi daerah percontohan yang membudidayakan ayam KUB (Kampung Unggul Balitbangtan) yaitu salah satu hasil penelitian balai penelitian ternak dan menyambut baik rencana Bupati Subang dalam mengembangkan peternakan berbasis peternakan rakyat. "Bupati bersama kepala dinas ingin mencoba satu titik pembibitan ayam dan itik dilangkah awal" ujar Andi, apabila kelompok ternak berperan sebagai pembibit hal ini menyebabkan kebutuhan masyarakat banyak tidak dikontrol oleh perusahaan besar. "Sesuai arahan pak menteri dari pak presiden, dekatkanlah bibit unggul itu ke petani/peternak" kata Andi.

 

Hal tersebut disampaikan Andi saat diterima Bupati Subang, H. Ruhimat dalam rangka survey lokasi Balai Penelitian Ternak di Bukit Nyomot, Kecamatan Serangpanjang Subang Jawa Barat, Sabtu (23/01/2021).

 

Balai Penelitian ternak yang berkedudukan di Kabupaten Bogor ini merupakan bagian dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kementrian Pertanian RI yang meriset dan menghasilkan bibit ternak unggulan. 

 

Kang Jimat sapaan akrab Bupati Subang menyambut baik atas apa.yang ditawarkan Balai Penelitian Ternak, "bagai gayung bersambut, mari sama-sama kita bangun peternakan rakyat" ujar kang Jimat. Dalam kesempatan itu pula kang Jimat menjelaskan rencananya terkait dengan pemanfaatan lahan tak terpakai agar menjadi lahan yang produktif dan terungkap bahwa penerapan sistem yang cocok untuk Subang adalah sistem usaha tani konservasi "pengembangan usaha pertanian tanpa merusak lingkungan" tandas kang Jimat.

 

Hadir pula kepala dinas peternakan dan kesehatan hewan Subang Bambang Suhendar, S.IP yang mendampingi kepala balai penelitian ternak untuk survey lokasi sekaligus bertatap muka dengan kang Jimat. Bambang pun mengajak agar semua pihak mendukung berbagai upaya pemerintah Kabupaten Subang yang mendorong pengembangan dan kemajuan peternakan rakyat di Subang.

 

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers