Soal Kenaikan Harga Kedelai Begini Saran Pengamat Kepolisian

Jakarta - Pengamat Kepolisian Irjen Pol (Purn) Sisno Adiwinoto yang juga Ketua Penasihat Ahli Kapolri, mengatakan bahwa Polri perlu melakukan langkah tindakan kepolisian dan rapat kordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi situasi atas kenaikan harga kedelai dan menghilangnya tahu-tempe dipasaran.

Hal ini mungkin akibat penguatan rupiah terhadap dolar saat ini sehingga berakibat melonjaknya harga kedelai , dan menyusul keluhan para pelaku produksi tahu dan tempe serta menghilangnya penjualan tahu dan tempe di pasaran

Menurut dia, bila masalah ini tidak cepat ditangani oleh pemerintah, pada gilirannya akan berimbas pada pekerjaan polisi, mengingat :


1. Tahu dan tempe makanan favorit masyarakat Indonesia pada umumnya.

2. Indonesia sangat tergantung pada produksi kedelai dari Amerika dan Brazil.

3. Keresahan dan kemarahan masyarakat karena langkanya tahu dan tempe di pasaran akan dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk menyerang dan memusuhi pemerintah, yang sangat mungkin akan berujung pada pekerjaan Polri. 

 

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers