Proyek Pengembangan SPAM Pamanukan Berdampak Kemacetan, Kecelakaan dan Protes Warga

Reporterjabar.com - Proyek pembangunan Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Pamanukan Kab. Subang, berdampak macetkan lalu lintas jalan, kecelakaan akibat jalan licin, juga mendapatkan protes warga. Adapun jenis pekerjaan meliputi galian tanah untuk  pemasangan pipa saluran air.

Pelaksanan galian pekerjaan melintasi tiga Kecamatan, yaitu Kec. Binong wilayah Desa Cicadas, Binong, dan Desa Mulyasari, Kec. Tambakdahan meliputi  Desa Tambakdahan, Kertajaya dan Rancaudik Kec. Pamanukan meliputi Desa Rancasari. 

Kontraktor pekerjaan KSO PT. Putra Kencana dan PT. Shiddiq Sarana Mulya, Jln. Cendana III No.4 Griya Asri- Indramayu dengan No.kontrak SP.UJK-10/PU.DPU/10/2020 senilai Rp. 52 344 600 000,-. Sumber dana RKAP-PJT II TA 2020, pelaksanaan 15 Oktober 2020 - 21 Mei 2021.

"Data pekerjaan semuanya sudah tertera di papan proyek, silahkan lihat saja" ucap Diky selaku Pelaksana Teknis saat di temui wartawan di kantor Direksigit di Binong (25/01-21).

Kata Diki, untuk pekerjaan galian sekitar, sepanjang 13,7 Km, kedalaman galian pipa 110 Cm, Lebar 50 Cm (ukuran pipa), namun sifatnya kondisional mungkin ada pipa atau hal lain sudah tertanam di areal galian.

Lanjutnya, terkait belum adanya sosialisasi diki, membantah, karena sudah ada humas selaku pelaksana baik ke pemerintahan ataupun ke Masyarakat.

"Sosialisasi sudah dilaksanakan melalui desa bahkan surat pemberitahuan pelaksanaan pekerjaan (SPMK) ke Desa- desa bahkan kepolisian Binong" ungkap Diki.

Sementara Dodi Ozos, warga Binong, saat dikonfirmasi Wartawan (25/01/21), merasa kecewa dan melakukan protes mendatangi kantor direksi atas di bongkarnya jalan menuju rumahnya, padahal sudah memohon untuk tidak di bongkar dulu kecuali sudah mendekati waktu pemasangan pipa.

"Saya kecewa atas adanya pelaksanaan galian pipa SPAM, sebab jalan menuju rumah saya di bongkar, padahal sudah memohon untuk tidak dibongkar dulu," katanya.

Kata Dodi, selain mobil saya tidak bisa masuk rumah, juga usaha pun, pasang audio mobil berhenti. "Tidak jelas kapan jalan masuk rumah bisa normal lagi, untuk itu saya minta kejelasan dan tanggung jawab dari pihak proyek. Selain itu, pernah terjadi kecelakaan motor jatuh," pungkas. Dodi.

Adapun menurut Nana, tokoh masyarakat Binong (25/01/21) kepada wartawan mengatakan, untuk pekerjaan diatas satu Milyar ada Metode Pelaksanaan yaitu mengajak masyarakat dan pemerintahan untuk rembukan misalkan ada kerugian masyarakat atau terjadi kecelakaan. 

Juga, Metode Teknis, yaitu  tata cara kontraktor dalam pelaksanaan pekerjaan. Namun yang harus dilalui terlebih dulu metode pelaksanaan. "Proyek diatas satu milyar ada metode pelaksanaan dan metode Teknis, dan itu tertera di dalam kontrak," katanya.

Lanjutnya, dia berharap adanya sosialisasi dari titik awal pekerjaan sampai ujung pekerjaan.

Kemudian ungkapan kekecewaan dari pihak kontraktor lokal Tito Utoyo mengatakan pada wartawan (25/01/21)  Direktur CV.  Adi Guna Utama, terkait, tidak di gubrisnya dukungan dari tujuh desa yang dilalui proyek SPAM Binong - Pamanukan.
"Saya kecewa sebagai kontraktor lokal tidak diberdayakan"

Lanjutnya, padahal saya sudah mendapatkan dukungan dari Tujuh kepala desa, sebagai pelaksana proyek SPAM, namun sampai saat ini tidak ada respon pekerjaan apapun dari PT. KSO Putra Kencana & PT. Shiddiq Sarana Mulya, ucap Tito
Reporter ; Lily Sumarli

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers