Pendataan Vaksin Lebih Baik oleh daerah

Reporterjabar.com - Satgas Penanganan Covid 19 Kabupaten Subang Jawa Barat meminta kepada Pemerintah Pusat supaya pendataan vaksinasi diserahkan kepada daerah. Karena menurut Ketua Bidang Penanganan Satgas Covid-19 Kabupaten Subang, Dr. Maxi menyebutkan dengan sistem P-Care yang sekarang pihaknya melihat lambat dalam vaksinasi. Dia menyarankan supaya dilakukan secara manual dan dilakukan oleh daerah. Karena kata dia daerah lebih mengetahui sasaran masyarakat yang menjadi prioritas untuk divaksin. Dengan tujuan untuk mengefektifkan pemberian vaksin kepada masyarakat dengan tepat sasaran. Dengan mengutamakan orang yang beresiko tinggi supaya tujuan dalam perlindungan lebih cepat tercapai. "Jangan sampai kita targetkan vaksin 70% tetapi tidak tepat sasaran. Kita inginkan yang divaksin pertama itu yang memiliki resiko tinggi. Misalnya pedagang yang bersentuhan dengan pembeli di pasar, sopir angkot yang membawa penumpang atau pekerja yang di perusahaan besar. Itu yang diutamakan," ujarnya saat ditemui di kantornya, Senin (25/1/2021).

Sedangkan kepada petani dan nelayan yang kurang bersentuhan bisa gelombang berikutnya. "Nah, untuk data seperti itu daerah yang lebih tahu. Jadi bisa tahu mana yang didahulukan," imbuhnya.

Dikatakan oleh dr. Maxi jumlah sasaran yang divaksin di wilayah Subang Jawa Barat sekitar 700 ribu dengan berbagai struktur daerah.

Lalu mengenai kedatangan vaksin ke Subang yang sedianya datang hari ini yaitu 25 Januari 2021, tertunda dan dijadwalkan ulang yaitu tanggal 28 Januari mendatang. "Mudah-mudahan tidak meleset lagi (jadwal pengirimannya)," katanya.

Sementara itu selagi menunggu kedatangan vaksin menghimbau supaya tetap menjalankan protokol kesehatan dengan benar dan berupaya untuk menyukseskan vaksinasi.    

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers