Dua Negara Tertarik Kelola Penanganan Sampah di Subang

Reporterjabar.com - Untuk menangani sampah di Kabupaten Subang Jawa Barat sudah ada dua negara – Korea dan Jerman – berminat mengelolanya. Dikatakan Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Kebersihan dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang, Dito Sudrajat hingga kini Pemda Kabupaten Subang masih merumuskan tata cara kerja samanya. "Kita masih merumuskan bagaimana cara kerjasamanya denga investor. Kita berkeinginan supaya masalah sampah bisa terselesaikan bisa memiliki nilai tambah. Terlebih diharapkan bisa menambah PAD (Pendapatan Asli Daerah)," katanya kepada Reporterjabar.com, Selasa (19/1/2021).

Untuk kata dia masih berkonsultasi tata caranya agar sesuai dengan aturan dan kemampuan daerah. "Supaya tidak menimbulkan masalah terlebih masalah hukum. Makanya kita berkonsultasi dengan bagian terkait," katanya.

Lalu Dito menjelaskan potensi sampah di Subang ialah 370 ribu ton per tahun. Akan makin bertambah sejalan dengan perkembangan penduduk. "Berbading lurus dengan perkembangan penduduk," katanya.

Pengelolaannya selama ini masih sebatas kumpul, angkut dan buang. Ke depannya ada perubahan struktur kedinasan di Bidang Pengelolaan Sampah, Kebersihan dan Limbah B3 akan ada Seksi Penanganan dan Seksi Pengurangan. Seksi Penanganan itu akan menanganai segala hal yang ditangani oleh pemerintah dari mulai pengumpulan, pengangkutan dan pengolahan. "Itu ditangani oleh pemerintah," katanya.

Kemudian Seksi Pengurangan dilajkukan bersama masyarakat contohnya akan menyusun Peraturan Bupati utuk pengurangan sampah. "Misalnya nanti kalau rapat kita tidak akan ada makanan kecil yang dikemas. Diselenggarakan parasmanan. Kemudian yang belanja juga dikurangi penggunaan kantong keresek," jelasnya.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers