Direbut Pelakor, Istri Sah Berjuang Pertahankan Rumah Tangganya



Reporterjabar.com - Cirebon, Perseteruan terjadi antara Perebut Suami Orang (Pelakor) dan istri sah, bahkan demi mempertahankan rumah tangganya IL rela memperkarakan kasus ini ke meja hijau. Walaupun, hakim Pengadilan Agama Sumber Kabupaten Cirebon menerima gugatan istri yang dinikahi secara siri oleh suami sah IL yakni IE. IL pun sangat menyayangkan keputusan hakim PA Sumber yang mengabaikan seluruh bukti dan saksi, bahwa pernikahan tersebut tidak sah. Sebagai seorang istri dirinya hanya mencari keadilan untuk menyelamatkan anak-anaknya serta keutuhan rumah tangganya.

"Saya menyayangkan sikap hakim dengan mengabaikan bukti dan saksi dari kami, saya disini sebagai seorang istri sah sedang memperjuangkan nasib rumah tangga kami yang diganggu oleh FS. Saya mencari keadilan tapi tidak di dapat di PA Sumber, dan saya akan terus memperjuangkan sampai mana pun, termasuk banding Pengadilan Tinggi Agama dan MA," katanya, Kamis, 21/01/2021.

IL berkeyakinan kebenaran akan terungkap, sebagai seorang istri sah yang menikah dengan IE sejak tahun 2000 dan sudah memiliki dua orang anak dari hasil perkawinannya, merasa di dzolimi oleh FS  yang secara sembunyi merebut suaminya dan mengklaim melakukan pernikahan resmi secara negara.

"Saya merasa di dzolimi oleh FS, dia sudah mengacak-ngacak rumah tangga yang saya bangun sejak tahun 2000. Tiba - tiba saja FS datang mengklaim sebagai istri sah yang menikah tahun 2003," ungkapnya.

Sebagai istri sah, IL mempertanyakan sikap FS yang menuduh dirinya sebagai Wanita Idaman Lain (WIL). Padahal dirinya menikah dengan IE sejak tahun 2000, sementara FS mengklaim menikah pada tahun 2003.

"Saya dituduh WIL, gimana bisa saya duluan menikah dengan IE tahun 2000, dan kemudian FS menikah siri tahun 2003, siapa disini yang sebagai WIL, jangan gelap dengan harta, dimana hati nuraninya," ujarnya.

Atas kejadian tersebut, IL akan terus berjuang mengembalikan keutuhan rumah tangga nya. Walaupun hakim PA Sumber mengabulkan gugatannya. Pihaknya, akan menempuh jalur hukum lainnya dengan banding ke Pengadilan Tinggi Agama.

"Tidak sampai disini, saya akan banding dan akan terus memperjuangkan walaupun sampai dimana pun, ada langkah hukum lainnya yang akan saya tempuh, untuk keutuhan rumah tangga saya," pungkasnya.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers