Bupati Cirebon Berikan Bantuan untuk Korban Angin Puting Beliung



Reporterjabar.com - Cirebon, Bupati Cirebon Drs H Imron, memberikan bantuan kepada korban angin puting beliung, yang terjadi di Desa Slangit Kabupaten Cirebon, Sabtu 2 Januari 2021, kemarin.

Imron mengatakan, ada sekitar 315 rumah yang terdampak dalam musibah tersebut. Pemerintah Kabupaten Cirebon juga, menggandeng Bank BJB dan Baznas Kabupaten Cirebon, untuk bantuan yang diberikan kepada masyarakat. 

"Kedatangan kami disini, selain untuk melihat kondisinya, juga sekaligus memberikan bantuan," katanya, Selas, 5/01/2021.

Bantuan untuk warga yang terdampak angin puting beliung, diberikan dalam bentuk material. Imron menyebutkan, beberapa bantuan yang diberikan yaitu, 60 ribu genteng, 25 ribu batu bata, 300 sak semen, 315 paket sembako dan puluhan paket alat kebersihan, perlengkapan bayi, selimut dan matras.

Imron juga mengajak kepada masyarakat lainnya, untuk ikut membantu meringankan beban masyarakat Desa Slangit yang menjadi korban angin puting beliung.

"Saya juga mengajak masyarakat lainnya, untuk bisa membantu warga Desa Slangit," imbuhnya.

Ia juga berharap, bantuan lainnya bisa terus diberikan kepada warga yang terdampak angin puting beliung ini.

Sebelumnya diinformasikan, ratusan rumah warga di Desa Slangit Kecamatan Klangenan Kabupaten Cirebon mengalami kerusakaan, pasca wilayah tersebut diterjang angin puting beliung.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Alex Suheriyawan menuturkan, angin puting beliung menerjang Desa Slangit Kecamatan Klangenen Kabupaten Cirebon, sekitar pukul 16.15 Wib, Sabtu 2 Januari 2021 kemarin. 

Angin menyapu desa tersebut dari arah utara menuju selatan. Akibatnya, ratusan rumah warga mengalami kerusakan. 

"Kerusakannya beragam, namun kebanyakan di bagian atap," katanya.

Alex mengatakan, dalam peristiwa tersebut mengakibatkan enam warga mengalami luka ringan. Ia juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Hanya saja, korban luka sempat dibawa ke rumah sakit, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

"Ada yang sempat dibawa ke rumah sakit, namun sekarang sudah pulang," ujarnya.(Frans)

Share on Google Plus

0 Comments:

Posting Komentar