Polres Indramayu Santuni Korban Puting Beliung



Reporterjabar.com - Indramayu,  Puluhan korban puting beliung di Kabupaten Indramayu menerima bantuan sembako. Penerima bantuan tersebar di dua kecamatan yakni Jatibarang dan Cikedung. Bantuan sembako diberikan kepada para korban bersumber dari berbagai pihak. Pemberi bantuan itu yakni Polri, TNI, Baznas dan Pemkab Indramayu serta Pokja wartawan Polres Indramayu . 

Kapolres Indramayu AKBP Hafidh S Herlambang, secara simbolis menyerahkan bantuan ke salah satu warga di Blok Trikolot Desa Cikedung Lor. 

"Sembako yang kami sampaikan sangat dinanti warga korban bencana itu. Terlebih di masa pandemi Covid-19," katanya, Jumat, 18/12/2020.

Ketua Pokja Wartawan Polres Indramayu, Udi Iswahyudi menyatakan ia bersama anggotanya  ikut terpanggil membantu masyarakat terdampak bencana dan Covid-19. Sebagai pewarta, pokja juga memiliki tanggung jawab yang sama terhadap kondisi sosial kemasyarakatan. 

"Yang bisa kami lakukan untuk meringankan beban warga, pasti akan kami lakukan," imbuhnya.

Sebelumnya puting beliung menerjang pemukiman warga di Desa Jatibarang dan Cikedung Lor pekan lalu. Angin kencang itu merusak rumah-rumah warga, sebagian diantaranya rusak parah.

Di Kecamatan Cikedung, angin kencang merusak 22 rumah warga di Blok Lunggadung Desa Cikedung Lor. Atap genteng dan asbes rumah-rumah warga beterbangan tertiup angin sangat kencang. Di desa lain, yakni Desa Jatisura, sebuah pohon besar tumbang. Akses warga terhalang lantaran batang pohon menutup badan jalan. Pohon tumbang juga menimpa kabel listrik PLN sehingga listrik di sejumlah lokasi padam.

Di tempat terpisah, dalam waktu bersamaan angin puting beliung juga menerjang pemukiman padat penduduk di Blok Karanganyar Desa/Kecamatan Jatibarang. Sedikitnya empat rumah rusak parah dan tiga rumah lainnya rusak ringan. Sebuah tiang listrik juga roboh. Meski tidak ada korban luka dan jiwa.(Frans)

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers