Sidang Perceraian Pengusaha di Cirebon, Berlarut-larut Karena Harta Gono Gini



Reporterjabar.com - Cirebon, Dalam sidang perceraian di Pengadilan Agama Sumber Kabupaten Cirebon antara pengusaha IE dan seorang penggugat BF, terungkap tidak sinkronnya komunikasi antara BF dan kuasa hukumnya. Hal ini membuat kuasa hukum IE merasa aneh, pasalnya sidang tersebut belum selesai karena adanya pembagian harta gono gini. Sehingga, pernyataan BF meminta harta gono gini dinyatakan hoax oleh kuasa hukumnya yakni Yudia Alamsyah. 

Sementara, kuasa hukum tergugat yakni Razman Arif Nasution mengatakan, Yudia sebagai pengacara tidak menjalin komunikasi yang baik dwngan kliennya. Karena, tidak mengetahui permintaan BF terkait harta gono-gini.

"Masa Yudia sebagai pengacara  tidak tahu kalau kliennya mengajukan daftar harta gono-gini kepada saya, ini aneh," katanya, Minggu, 1/11/2020.

Ia melanjutkan, harusnya sebagai seorang pengacara mengetahui apa yang menjadi keinginan kliennya dan pernyataan Yudia telah menjatuhkan kliennya sendiri.

"Karena sudah jelas daftar permintaan harta gono gini itu ditulis sendiri diatas kertas oleh BF," imbuhnya.

Selain itu, pihaknya juga mengeluhkan proses gugatan atas pernikahan siri terkesan berlarut-larut sehingga menodai citra hukum di Indonesia.

"Hukum dipermainkan karena diduga banyaknya intervensi yang melemahkan hukum itu sendiri, seharusnya hakim lebih tegas hingga tidak berlarut-larut dalam proses persidangannya, hakim harus juga melihat berkas yang diduga banyak dipalsukan, sehingga terbitnya surat nikah aspal," ujarnya.(Frans)

Share on Google Plus

0 Comments:

Posting Komentar