Diduga Terbitkan Surat Nikah Aspal, Ketua KUA Mundu Kabupaten Cirebon Digugat di PTUN



Reporterjabar.com - Cirebon, Diduga Terbitkan Surat nikah asli tapi palsu (Aspal) atas pernikahan F dan IE, Ketua KUA Mundu Kabupaten Cirebon digugat di PTUN Bandung. Sebagai tahap awal, semua dokumen yang diajukan penggugat Surat Kuasa, materi gugatan, dan lainnya telah diterima majelis hakim. Sidang berikutnya masuk pada pembacaan gugatan. 

Kuasa hukum istri sah IE Razman Arif Nasution mengatakan, pada tahap awal persidangan pihak tergugat tidak dapat menunjukkan dokumen asli.

"Seandainya pihak tergugat membawa dokumen buku nikah asli yang menjadi obyek gugatan di PTUN, maka persidangan akan berjalan lebih efektif," katanya, Kamis, 12/11/2020.

Menurutnya, baik persidangan di Pengadilan Agama Sumber Kabupaten Cirebon maupun di PTUN Bandung semakin hari semakin membuka tabir kebenaran yang sesungguhnya.

"Membuka tabir yang dimaksud adalah, tadi pihak KUA Mundu tidak bisa menunjukkan yang mana buku nikah yang sah itu, sehingga mereka minta waktu kepada hakim untuk melakukan kroscek dulu," imbuhnya.

Ia menduga, pernikahan antara F dan IE yang tercatat dalam buku nikah tersebut merupakan sebuah rekayasa karena terdapat beberapa kejanggalan di dalamnya.

"Kami patut menduga adanya konspirasi di dalam pernikahan, karena wali nikah yang disebutkan sudah meninggal pada tahun 1995, sementara menurut buku nikah itu pernikahan terjadi pada tahun 2003. Ini kan janggal," terangnya.

Oleh karena itu, pada persidangan berikutnya majelis hakim akan menghadirkan penggugat, tergugat dan tergugat intervensi yakni F.

"Oleh karena itu keyakinan kami dengan proses PTUN yang begitu cepat ini akan dimenangkan atau pernikahan itu akan dibatalkan," ungkapnya.(Frans)

Share on Google Plus

0 Comments:

Posting Komentar