Kang Akur Resmikan 3 Program Bedah Rumah Rutilahu di Desa Rancaudik

Reporterjabar.com - Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi atau biasa dipanggil Kang Akur, Jum'at Pagi 30 Oktober 2020, Resmikan Program Bedah Rumah Rutilahu di Desa Rancaudik Kecamatan Tambakdahan  Kabupaten Subang. 

Program Bedah Rumah tersebut terselenggara berkat CSR PT. BPR Karya Utama Jabar Kerjasama dengan Pemerintah Desa Ranca Udik Kecamatan Tambakdahan Kabupaten Subang  dan Program Sapapait Samamanis Desa Rancaudik. 

Acara dibuka dengan sambutan Kades Rancaudin Bpk. Wahyudin, dan Sambutan dari  PT BPR Karya Utama Kabupaten Subang yang disampaikan oleh Bp. H. Herman, selaku Pimpinan Divisi Bisnis PT. BPR Karya Utama Subang.  

Dalam Kesempatan tersebut diserahkan kunci kepada penerima program bedah rumah, yaitu Ibu Kasih dan Ibu Sinah RT. 16/04 Desa Rancaudik, yang mendapatkan Program bedah rumah Kerjasama  PT BPR Karya Utama Jabar (BPR-KU) dengan Pemerintah Desa Ranca dan  Ibu Sukeri yang menerima Program Bedah Rumah Rutilahu dari program  gerakan sapapait Samamanis Desa Rancaudik.

Kang Akur dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa syukurnya bisa bersilaturahmi dengan warga masyarakat Desa Rancaudik. Kang Akur secara khusus memberikan apresiasi dan terimakasih kepada jajaran PT. BPR Karya Utama Subang yang sudah memberikan CSR melalui program bedah rumah, tak lupa juga kepada warga masyarakat, dan Ibu-Ibu PKK tingkat desa yang sudah menginisiasi program bedah rumah rutilahu yang awalnya 2 rumah hingga menjadi 3 rumah. 

Kang Akur menyampaikan permohonan maaf apabila banyak program pemerintah yang belum sepenuhnya terealisasi, karena adanya keterbatasan anggaran.  Kang Akur dalam kesempatan tersebut mengajak untuk meningkatkan kewaspadaan karena saat ini sudah mamasuki musim penghujan diharapkan untuk selalu mewaspadai akan datangnya musibah bencana. Subang adalah Kabupaten ke dua di Jabar yang memiliki potensi bencana. 

Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Subang, Kang Akur mengajak untuk terus meningkatkan kepedulian, dengan saling membantu bergotongroyong diharapkan  dapat mewujudkan ketahanan dan soliditas di lingkungan masyarakat.  Selain persoalan rutilahu, saat ini di Kabupaten Subang, belum bebas  dari Open Defecation Free (ODF) atau Buang Air Besar Sembarangan, masih banyaknya Desa-Desa yang belum  terbebas dari Open Defecation Free (ODF)  menjadi PR bagi pemerintah Kabupaten Subang, semoga dengan program ini dapat turut berkontribusi untuk program jambanisasi sehingga mengurangi jumlah angka ODF di Kabupaten Subang.

Kang Akur dalam kesempatan tersebut menyampaikan terimakasih kepada warga masyarakat yang sudah disiplin membayar PBB. PBB bukan hak dan bukan seikhlasnya tapi kewajiban. Pemerintah sangat peduli pembangunan di desa  oleh karena itu mari membangun dengan membayar PBB. Alhamdulillah di tahun 2020 hampir 50 desa lunas PBB. 
Pemda Subang  berkomitmen untuk memberikan reward bagi desa yang lunas Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) adapun kriteria desa yang bisa memeroleh mobil tersebut, selain lunas PBB 2 tahun berturut-turut yakni tahun 2019 dan 2020, adalah desa yang tercepat lunas PBB di setiap Kecamatan. Sementara itu bagi desa yang realisasi PBB nya paling rendah akan dievaluasi oleh tim yang dipimpin langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Subang. 

Kang Akur dalam kesempatan tersebut kembali mengingatkan untuk terus melaksanakan protokol pencegahan Covid 19, karena Subang masuk lagi ke zona resiko menengah. Kang Akur meminta semua jajaran aparatur desa untuk terus mengingatkan warga masyarakat melaksanakan 3M plus meningkatkan imunitas dengan berolahraga. 

Dalam kesempatan tersebut, kang Akur yang didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Subang Ega Agustine Rosyadi, melakukan kunjungan ketiga lokasi bedah rumah, dan melakukan pemotongan pita sebagai tanda peresmian rumah program bedah rumah.
Share on Google Plus

0 Comments:

Posting Komentar