Hadapi Omnibus Law, Kapolres Subang Apresiasi Warga Subang

ReporterJabar.com - Kapolres Subang AKBP Aries Kurniawan sangat mengapresiasi kepada masyarakat Subang yang telah menciptakan situasi yang aman dan kondusif terkait kondisi pasca disahkannya UU cipta Kerja yang memancing reaksi di berbagai daerah.

"Kami lihat di Subang sangat kondusif  menyebutkan Subang paling kondusif dibandingkan dengan daerah lain. Untuk kita mengajak kepada semua pihak untuk tetap menjaga situasi tetap aman nyaman dan damai," ujarnya saat dalam sambutan Deklarasi Subang Damai, Senin (19/10/2020).

Menurut Aries yang terjadi di Subang jauh lebih baik paling kondusif terkait hubungan dengan unjuk rasa selama proses pasca pengesahan UU Cipta Kerja atau Omnibus law.

Hal tersebut disampaikan Bupati Subang, H. Ruhimat (Kang Jimat) salam acara Deklarasi Damai di Aula Pemda Subang, Senin (19/10/2020).

Pada deklarasi tersebut diikuti 65 organisasi masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Subang. melakukan deklarasi damai di aula Pemda Subang,

Pada surat undangan yang ditandatangani Bupati Subang menyebutkan kegiatan dalam rangka tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Subang maka dipandang perlu dilakukan deklarasi Subang cinta damai yang melibatkan seluruh unsur lapisan masyarakat.

Dalam deklarasi tersebut Bupati Subang mengundang sebanyak 65 LSM maupun ormas yang ada di Kabupaten Subang yang pelantikannya diadakan di aula Pemda Subang.

Hal senada dikatakan oleh Bupati Subang, H. Ruhimat (Kang Jimat) dengan semangat gotong-royong perlu menjaga Subang supaya benar-benar kondusif. "Sehingga kita bisa  bagaimana kita menentukan menentukan langkah-langkah. Oleh karena itu membutuhkan support dari semua pihak untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban di Kabupaten Subang," ujarnya.

Dalam rangka mewujudkan ketertiban dan ketentraman perlu Komunikasi untuk mengkoordinasikan dengan seluruh elemen masyarakat dan Forkopimda serta organisasi LSM dan ormas. "Supaya Subang maju aman dan lancar. Saya percaya masyarakat Kabupaten Subang akan menjaga kondusifitas," imbuhnya lagi.

Kata Kang Jimat negara menjamin dalam menyatakan pendapat di muka umum, tetapi tetap harus menghormati hukum serta menjaga ketertiban. "Oleh karena itu saya ucapkan terima kasih kepada para buruh terkait penyampaian pendapat tentang pengesahan undang-undang Cipta Kerja dan unjuk rasa yang dilakukan dengan secara tertib dan kondusif kepada teman-teman buruh saya sangat mengapresiasi upaya penyampaian pendapat tentang undang-undang Cipta kerja baik pengurus serikat di masing-masing perusahaan juga kepada karyawan yang mampu menciptakan kondisi tanpa kerusuhan teman-teman terima kasih terima kasih," tuturnya.

Hal itu telah dibuktikan oleh semua pihak dengan menjalin keamanan dan ketertiban di Kabupaten Subang yang sedang memasuki Indonesia industrialisasi oleh karena itu perlu menciptakan situasi yang kondusif sudah saatnya Kabupaten Subang di masa pandemi ini sebagai tantangan supaya lebih maju dan jangan pernah menyerah jika ada kesulitan

Adapun Deklarasi Subang Damai dibacakan Ketua KNPI, Oleh Solehudin yang berisi:

Deklarasi menolak anarkisme Subang cinta damai

kami masyarakat Subang menyatakan 1 menolak bentuk kegiatan yang mengarah kepada anarkisme dan tindakan kekerasan lainnya
2. Mendukung TNI/Polri untuk menindak tegas pelaku anarkisme sesuai dengan hukum yang berlaku.

3. Bijak dalam pemanfaatan media sosial dan tidak terprovokasi berita bohong atau HoAx.

4. Senantiasa menjaga situasi dan kondisi negara kesatuan republik Indonesia tetap aman damai dan kondusif.

Subang, 19 Oktober 2020

Share on Google Plus

0 Comments:

Posting Komentar