Sepultura "Dinyanyikan" dalam Aksi Gibas

Reporterjabar.com - Puluhan massa aksi yang tergabung dalam Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (Gibas) Subang "menyanyikan" tuntutan yang dinamakan Sepultura (Sepuluh Tuntutan Rakyat) di depan Kantor Bupati Subang, Rabu (23/9/2020).

Sepultura merupakan tuntutan rakyat untuk menyelesaikan permasalahan di Kabupaten Subang.
Dalam orasinya yang disampaikan Ketua Gibas, Iwan Irawan Prayoga menyampaikan supaya Pemerintah Kabupaten Subang dalam hal ini Bupati Subang segera menangani dengan serius. Termasuk permasalahan dugaan "jual-beli" jabatan. Sebab menyangkut  pada pelayanan publik di Kabupaten Subang.

Adapun isi Sepultura tersebut ialah:
1. Proses hukum PT. GDA yang kini masih ditangani aparat penegak hukum,
2. Jual beli jabatan rotasi mutasi,
3. Transparansi dana covid 19 muncul hanya diawal website status bantuan pihak ketiga,
4. Transparansi informasi publik minimal website tentang jadi Perda tersebut tidak lengkap,
5. Penyediaan bantuan sosial sembako Covid-19 mengenai spek dan harga bantuan yang disalurkan,
6. Praktek curang bpnt atau bantuan pangan non tunai,
7. TPA sampah tidak ada tindak lanjut sebab PPH panembong sudah overload,
8. Jual beli dan penguasaan tanah negara,
9. Daya tawar Pemkab untuk kepentingan rakyat Subang masih lemah terhadap proyek nasional di antaranya Patimban bendungan sadawarna dan Kawasan Industri,
10. Dana CSR patut diduga tidak masuk ke kas Kabupaten.

Posting Komentar

0 Komentar