Masuki Musim Hujan dan Rawan Bencana Waspadai Klaster Posko Pengungsi

Pengungsi Bencana Banjir Bandang Cisalak Akhir Mei 2016
Reporterjabar.com – Memasuki musim hujan yang diiringi dengan bencana alam perlu mendapat perhatian ditengah pandemi covid-19. Dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr. Nunung Syuhaeri resiko bencana alam seperti longsor dan banjir perlu diperhatikan. "Sebab dikhawatirkan posko pengungsian dapat menjadi kluster baru penyebaran covid-19," katanya dalam Rapat Evaluasi dan Pembentukan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang di kantor Pemda Subang, Kamis (24/9/2020).
Kemudian dia mengkhawatirkan musim hujan menambah faktor pemberat dengan penyakit flu yangbiasa marak pada musim hujan. "Dikhawatirkan gejala Covid-19 yang tersamar dengan gejala flu biasa yang sering terjadi di tengah masyarakat ketika curah hujan tinggi," imbuhnya.
Lalu dia menyebutkan ditengah masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) menunjukan trend peningkatan jumlah kasus positif Covid-19. "(Ini) yang disebabkan masih kurangnya kesadaran masyarakat menjalankan protokol kesehatan," ujarnya
Kemudian peningkatan kualitas masker segera disosialisasikan. "Karena WHO sendiri saat ini sudah tidak merekomendasikan penggunaan masker skuba untuk pencegahan covid-19. Sebab masih rentan penularan covid-19 dengan pori-pori yang cukup besar sehingga masih bisa dimasuki oleh virus covid-19," pungkasnya.
Kemudian kata dia menyampaikan saran dari hasil pengamatan selama sembilan bulan. Saran tersebut ialah:
1. Perlu adanya edukasi dan informasi secara terus menerus kepada masyarakat yang dilakukan secara berkala agar dapat dilakukan upaya pencegahan mandiri di tengah masyarakat.
2. Pelaksanaan dan penegakan aturan penggunaan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak untuk lebih ditingkatkan.
3. Penyediaan sarana dan prasarana laboratorium rujukan konfirmasi covid-19 agar lebih diperluas dan diperbanyak agar hasil pemeriksaan tidak memerlukan waktu yang lama,
4. Optimlisasi kerjasama antara Gugus Tugas Kabupaten, SKPD/OPD, Kecamatan dan Desa dalam hal pencegahan dan penanggulangan covid-19 serta penyediaan dan pelaksanaan isolasi mandiri bagi pasien dan keluarganya yang terkonfirmasi covid-19,
5. Evaluasi ketersediaan APD dan peti jenazah.

Posting Komentar

0 Komentar