Akibat SILPA Tak Tercapai Pemda lakukan Refocusing dan Rasionalisasi

Reporterjabar.com – Ketidakseimbangan antara pendapatan dan belanja serta prediksi SILPA tahun lalu yang tidak tercapai. "Dengan adanya selisih mengharuskan pemerintah daerah melakukan berbagai upaya dalam rangka mengantisipasi defisit tahun berjalan tersebut, diantaranya dengan peningkatan efisiensi belanja baik belanja langsung maupun belanja tidak langsung melalui refocusing, maupun rasionalisasi dan pergeseran pos belanja serta tidak kalah pentingnya melakukan intensifikasi penerimaan PAD," ujar Wakil Bupati Subang, Agus Masykur (Kang Akur) saat menyampaikan Agus Masykur Rosyadi dalam menyampaikan Nota Pengantar atas RAPBD Perubahan Kabupaten Subang tahun anggaran 2020 yang dilaksanakan di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Subang, Rabu (23/09/20).
Perubahan APBD Kabupaten Subang dilakukan dengan dasar dari aspek pendapatan bahwa dengan adanya alokasi bantuan DAK tahun 2020, bantuan keuangan dari pemerintah provinsi, dana BOS pusat dan peningkatan target pendapatan daerah tahun 2020 yang semua itu belum tercantum dalam APBD murni tahun 2020,  maka hal ini memastikan pemerintah daerah untuk melakukan perubahan APBD tahun 2020.
Kang Akur menyampaikan bahwa didalam perjalanan pembangunan daerah Kabupaten Subang tahun 2020 terdapat perubahan-perubahan kebijakan baik pendapatan dana alokasi umum, dana alokasi khusus, dan asumsi APBN serta beberapa program dan kegiatan yang digulirkan terhadap APBD Kabupaten Subang yang dengan demikian membawa konsekuensi tentang perlunya perubahan APBD tahun anggaran 2020. 

Posting Komentar

0 Komentar