Diduga Sebarkan Hoax, Kuwu Gebang Kulon Diadukan ke Polisi

Reporterjabar.com - Cirebon, 9 Perangkat Desa yang gugatannya dikabulkan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung, berpotensi menyeret Kuwu Gebang Kulon Kabupaten Cirebon Andi Subandi ke ranah hukum. Pasalnya, yang bersangkutan diduga menyebarkan kabar bohong mengenai kemenangannya sebagai tergugat di PTUN Bandung dua hari sebelum putusan secara resmi dikeluarkan oleh PTUN. Andi Subandi menyebarkan berita tersebut melalui media sosial baik Instagram, WhatsApp, YouTube maupun Facebook.

Kuasa Hukum Para Perangkat Desa Gebang Kulon, Mohammad Alwan Husein mengatakan, kabar yang disebarkan Kuwu Gebang Kulon merupakan berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan karena menyebarkan informasi yang harus ditelusuri kebenarannya terlebih, sebelum keputusan resmi dikeluarkan oleh PTUN.

"Tentu saja berita ini adalah berita yang perlu diluruskan karena berisi kebohongan. Kuwu Gebang Kulon dalam kedudukan hukumnya sebagai tergugat memenangkan sengketa tata usaha negara ini," katanya, Senin, 31/8/2020.

Oleh karena itu, pihaknya melaporkan Andi Subandi ke Polda Jabar untuk diselidiki dan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Karena perbuatannya itu, kami menyampaikan pengaduan untuk bisa dilakukan penyelidikan dan selanjutnya diproses sesuai perundangan," imbuhnya.

Sementara, dalam amar putusan PTUN Bandung menyatakan bahwa pihak penggugat yaitu 9 Perangkat Desa Gebang Kulon putusannya dikabulkan itu pun tertanggal Kamis 27 Agustus 2020.

Ia menjelaskan, saat ini hanya bersifat Pengaduan Masyarakat (Dumas) namun jika kedepan ditemukan keterkaitan antara Kuwu Gebang Kulon dengan Camat Gebang maka akan sepenuhnya diserahkan ke penyidik.
"Kami berharap kepada penyidik dapat mengusut tuntas penyebaran berita bohong ini. Namun, kami tidak melaporkan Camat secara langsung," ujarnya.(Frans)
Share on Google Plus

0 Comments:

Posting Komentar