Desa Digital Subang Bisa Dijadikan Halaman Depan Indonesia

Reporterjabar.com - Keberhasilan beroperasinya Desa Digital di Subang Jawa Barat, menarik perhatian Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Seperti diungkapkan Wakil Menteri Desa (Wamendes) PDT, Budi Arie dengan Desa Digital akan menjadi halaman depan Indonesia untuk dunia dalam memperkenalkan potensi desa berupa pertanian, perikanan dan dunia kreatifnya.

Hal ini terungkap dalam rapat virtual hingga Kamis malam (6/8/2020)  antara Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Budi Arie Setiadi, Raja Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi SB, Penggerak Desa Digital, Ariyani Djalal, Bumdesma Prakarsa Galuh, Kades Bantarsari Supendi, dan Kades Sukahurip Denny Setiyady. Dalam pertemuan tersebut dibahas  tentang Lapak Jawara Tol Langit, pasca diaktifkannya desa digital di
6 desa di Kecamatan Cijambe.

Ketertarikan Kemendes PDT karena yang dilakukan oleh Prakarsa Galuh merupakan tindak lanjut perintah Presiden Joko Widodo yang berkaitan dengan percepatan layanan internet desa, atau desa digital di 12.500 desa seluruh Indonesia.
Selama seminggu pihak Kemendes PDT akan mengeksplore Peranan Desa Digital di Subang dalam mengelola potensi desa. "Minggu depan kami akan ada di sini (di Subang) selama seminggu mengangkat potensi desa melalui audio visual di Desa Digital Binaan (Bumadesma) Prakarsa Galuh," katanya.

Raja LAK Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi SB mengatakan, Pergerakan yang dilakukan LAK Galuh Pakuan sejak adanya pembangunan Pelabuhan Laut Internasional Patimban, yakni merintis Kawasan Desa Berbasis Rempah. Karena dengan adanya Pelabuhan Patimban itu nanti Galuh Pakuan kata Evi, ingin menjadikan Subang Poros Maritim Berbasis Rempah. "Berawal dari keprihatinan saya, terhadap masyarakat Subang, jika Pelabuhan Patimban jadi, jangan sampai masyarakat Subang menjadi penonton. Kemudian kami malakukan pergerakan dengan masyarakat Galuh, untuk membentuk Kawasan Desa Berbasis Rempah. Karena kami yakin kami bisa menjadikan pelabuhan Patimban, untuk mengembalikan kejayaan rempah nusantara, sekaligus Subang menjadi poros maritim berbasis rempah," tuturnya.
Share on Google Plus

0 Comments:

Posting Komentar