Wabup Subang Hadiri Pelantikan Pengurus Paguyuban Pasundan 3 provinsi

Reporterjabar.com - Pengurus Paguyuban Pasundan Cabang Kabupaten Subang dilantik bersamaan Pengurus Komda dan Cabang yang ada di tiga propinsi, yakni Propinsi Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten untuk masa bakti 2020-2025 yang digelar secara virtual, Senin (20/7/20). Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi hadir secara virtual di ruang rapat rumdin Bupati Subang.

Pelantikan atau Istrenan Komda dan Cabang Paguyuban Pasundan dipusatkan di Mandalasaba dr. Djoendjoenan Gedung C Lantai 5 Kantor Pengurus Besar Paguyuban Pasundan Jalan Sumatera Nomor 41 Bandung Jawa Barat, dilakukan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan Prof. Dr. H. M. Didi Turmudzi, M.Si, dengan dihadiri Sekertaris Jendral Pengurus Besar Paguyuban Pasundan Dr. H. Dedi Hadian, MM., Ketua YPT Pasundan Dr. H. Makbul Mansyur, M.Si, Ketua YPDM Pasundan Dr. T. Subarsyah, Rektor Unpas Prof. Dr. Ir. Eddy Jusuf, Sp, M.Kom dan para Pengurus Paguyuban Pasundan lainnya.

Adapun Komda dan Cabang Paguyuban Pasundan yang dilantik meliputi Kota Bogor, Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Cianjur, Kota Depok, Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Garut, Kota Tasikmalaya, Kota Banjar, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Subang, Kota Jakarta Utara, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, Kota Serang, Kota Cilegon, Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang.

Dalam sambutannya secara virtual, Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan Prof. Dr. H.M.Didi Turmudzi, M.Si. menyampaikan terimakasih kepada para Pengurus Cabang Paguyuban Pasundan periode 2015-2020 yang telah mengabdi, sehingga membuat Paguyuban Pasundan terasa kehadiran dan manfaatnya bagi masyarakat.

"Saya mengucapkan terimakasih untuk para pengurus sebelumnya yang telah memberikan pengabdian selama lima tahun kebelakang, menjadi pengalaman dan perjalanan yang ada manfaatnya dan untuk pengurus baru saya ucapkan terimakasih, walaupun tidak semuanya dilantik di Bandung karena harus menyesuaikan dengan protokol kesehatan, semoga hal ini tidak mengurangi makna," tandasnya.

Prof. Didi melanjutkan, setelah pelantikan ini tentunya para pengurus baru akan menjalankan program, meski bukan hal yang mudah karena ada kendala sumber daya manusia ataupun pengurus daerah yang tidak memiliki unit garapan. Namun Prof. Didi berharap kedepan hal ini dapat menjadi hikmah dan pemacu semangat sehingga program yang telah dibuat bersama dapat tetap telaksana meski membutuhkan waktu yang cukup panjang.

Posting Komentar

0 Komentar