HUT Ke-73 Koperasi di Subang Launching Aplikasi ICALAN



Reporterjabar.com - Bupati Subang Haji Ruhimat atau yang biasa dipanggil Kang Jimat, hari Rabu 15 Juli 2020, mengikuti kegiatan peringatan HUT koperasi ke-73 di GOR Gelora Tahir Stiesa Kabupaten Subang.  Dalam kegiatan tersebut hadir Prof. Rully Indrawan, M.Si, selaku Sekretaris Kementerian Koperasi dan UMKM.
H. Daeng selaku Ketua Dekopinda Kabupaten Subang dalam sambutan pembukaan HUT Koperasi menyampaikan tahun ini dilaksanakan HUT Koperasi dilaksanakan secara sederhana. Dalam upaya mengembangkan Koperasi di Kabupaten Subang, pihaknya akan bekerjasama dengan Koperasi Jawa Barat untuk melaksanakan launching aplikasi ICALAN yang mana aplikasi tersebut dapat dimanfaatkan oleh UMKM secara gratis dengan syarat sebagai anggota koperasi.
H. Daeng berharap bulan Agustus pertengahan ini dapat dilaksanakan launching aplikasi web ICALAN, dan pihaknya mengundang  seluruh UMKM untuk memanfaatkan layanan tersebut.
H. Daeng menyampaikan potensi pengguna internet di Jawa Barat sebesar 53%, hal ini tentunya  dapat dimanfaatkan oleh anggota koperasi yang saat ini belum begitu banyak mengakses internet, masih kalah oleh bidang-bidang lainnya.
Pada ulang tahun koperasi ke 74 tahun depan, pihaknya akan menyelenggarakan Dekopinda awards yang harapannya dengan dilaksanakan hal tersebut judul HUT Koperasi tahun sekarang yaitu Koperasi keren UMKM jawara dapat terwujud.
Kang Jimat dalam sambutannya pada hari ulang tahun koperasi ke-73 menyampaikan rasa syukur di tengah Pandemi Covid -19 dapat berkumpul untuk menghadiri ulang tahun Koperasi yang ke-73. Tema hari koperasi tahun ini diharapkan kita dapat menjiwai dan dapat menunjukkan bahwa koperasi dapat lebih keren dibanding lembaga ekonomi lainnya.
Kang Jimat bersyukur walaupun dalam kondisi Adaptasi Kebiasaan Baru, kita dapat melaksanakan kegiatan syukuran Riung mungpulung gerakan koperasi yang diselenggarakan oleh Dekopinda Kabupaten Subang dan Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Subang dengan tema Koperasi Keren KUMKM Jawara.
Kang Jimat menyampaikan kita harus tunjukkan bahwa Koperasi bisa lebih keren dibandingkan dengan lembaga-lembaga perekonomian lainnya melalui Digitalisasi
Koperasi harus memiliki posisi tawar yang tinggi dan mampu berdaya saing dalam meningkatkan perekonomian di Kabupaten Subang sebagai daerah lumbung padi, peternakan, industri dan pelabuhan.
Terkait akan hal itu kang jimat mendorong seluruh Koperasi di Kabupaten Subang berbadan hukum serta menjadi koperasi yang sehat secara lembaga dan usaha.
Kang jimat berharap agar seluruh desa di Kabupaten Subang memiliki koperasi sebagai lembaga pembiayaan, produksi dan pemasaran dalam rangka upaya percepatan peningkatan produktivitas perekonomian masyarakat.
Pertemuan tersebut juga dalam rangka hari KUMKM nasional kelima. Kang Jimat berharap  semoga dapat menjadi motivasi positif agar KUMKM di Kabupaten Subang menjadi KUMKM yang Jaya Istimewa Sejahtera.
Ibarat dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan itulah Koperasi dan UMKM. sehingga koperasi dalam hal ini harus menjadi rumah, naungan bagi KUMKM dan KUMKM menjadi anggota dari rumah tersebut.
Selanjutnya Kang jimat mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Subang memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berupaya keras agar koperasi  dapat terus eksis di kalangan masyarakat karena sistem koperasi sangat melekat dengan jiwa masyarakat Indonesia khususnya di kabupaten Subang yaitu jiwa gotong royong.
Sekretaris Menteri Koperasi dan KUMKM Republik Indonesia Prof. Rully Indrawan, M.Si, menyampaikan saat ini ada 81.000 koperasi yang badan hukumnya diproses untuk dicabut. Itu salah satu hal yang menjadikan angka partisipasi koperasi menjadi turun. Pihaknya berkeinginan Koperasi tidak dilihat dari segi jumlah akan tetapi dari segi kualitas.
Menurutnya ada beberapa hal yang mengakibatkan menurunnya angka partisipasi koperasi, pertama adalah reformasi total di bidang koperasi sehingga banyak anggota keluar. Beliau berharap dapat menghentikan stigmatisasi koperasi di mana posisi koperasi selalu dalam posisi dikecilkan dan dilemahkan.
Prof. Rully Indrawan, M.Si, menyampaikan  pelaku UMKM dan Koperasi harus memunculkan kebanggaan atas koperasi karena bisnis itu berbicara tentang kepercayaan atau Trust, selanjutnya koperasi   harus berani keluar dari labirin kebiasaan. Saat ini bisnis operasi di banyak tempat sudah mulai digital,  bisnis juga dapat lebih efisien dengan menggunakan digitalisasi, maka dari itu jangan takut untuk berubah.
Prof. Rully Indrawan, berharap Lembaga Pengelola Dana Bergulir Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) juga dapat bekerja lebih cepat dan fokus mengurusi koperasi. Sekarang LPDB diutamakan untuk  melayani koperasi. Dalam layanannya yang tadinya 16 tahapan, saat ini tinggal tiga tahapan.
Dalam kesempatan tersebut diserahkan bantuan hibah dari Pemkab Subang kepada gerakan koperasi secara simbolis yaitu :
- Koperasi Bina Swadaya Subang
- Koperasi Cipta Usaha Bersama Cikadu
- KUD Rahayu koperasi limbah Nusantara sejahtera
- Dekopinda Kabupaten Subang
- KUD Mandiri Mina Saluyu Mulya
- Koperasi wanita LED mawar.
Sekretaris Menteri Koperasi dan UMKM dalam kesempatan tersebut menyerahkan bantuan program fasilitas penggantian akta notaris untuk koperasi :
- Koperasi LED Leles
- Primer Koperasi Kartika kala hitam
- Koperasi produsen tabur benih melati -
- Koperasi Unit Desa Mina Karya Bakti
- Koperasi Warga SMP Negeri 3 Subang
- Koperasi warga SMPN 6 Purwadadi
kegiatan tersebut selain dihadiri oleh Bupati Subang juga dihadiri oleh Sekretaris menteri koperasi dan UMKM Republik Indonesia, Para Kepala Dinas, Kepala PNM Kabupaten Subang, Ketua Dekopinda Kabupaten Subang,  para pengurus dan anggota Koperasi di Kabupaten Subang dan pelaku usaha UMKM.

Posting Komentar

0 Komentar