Untuk Telusuri Status Tanah, BPD Cirangkong Harapkan Dibentuk Tim

reporterjabar.com - SUBANG, Terkait dengan sengketa tanah di Cirangkong Cijambe. Untuk memperjelas permasalahannya pihak Badan Perwakilan Désa (BPD) Cirangkong Kecamatan Cijambé, Mamad mengharapkan dibentuk  tim untuk menelusuri status tanah yang disengketakan. "Harapan kami membentuk tim untuk menelusuri status  tanah yang disengketakan," ujarnya kepada media, Kamis (18/6/2029).

Kata dia penting untuk mencari solusi terbaik dari sengketa yang terjadi.

Sementara itu dan berdasarkan dari dokumen yang disodorkan oleh PT. Moreli Makmur kepada pihak Desa menyatakan adanya pelepasan hak dari PTPN VIII kepada PT. Moreli tgl 30 Nopember 1989 senilai 165 juta dengan dibayar 2 kali pembayaran 100 juta rupiah tertanggal 21 Agustus 1989 dan yang kedua tertanggal 65 juta rupiah tertanggal 22 Agustus 1989.

Pendaftaran oleh PT. Moreli Makmur kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Subang tertanggal 29 Juni 1990.

Status PT. Moreli Makmur diperbaharui tertanggal 1 Agustus 2017 dari Kemenkumham.

Seperti diberitakan sebelumnya sengketa tanah ini berawal dari klaim PT. Moreli Makmur yang kembali mengklaim tanah yang telah dikelola oleh warga. PT. Moreli Makmur menuntut untuk membayarkan biaya pelepasan hak.

Namun pihak warga menolak karena pihak PT. Moreli Makmur tidak bisa menunjukan bukti kepemilikan.

Posting Komentar

0 Komentar