Temuan Baru menyebutkan Bumerang Aslinya dari Indonesia

reporterjabar.com - Benarkah bumerang asli budaya suku Aborigin Australia? Rupanya asumsi ini mulai diragukan. Karena ada  informasi yang menyebutkan bahwa alat lempar yang bisa  kembali lagi pernah juga ditemukan di Sulawesi Indonesia. Perubahan asumsi ini berdasarkan adanya dugaan bahwa ada alat lempar dari bambu silang yang bila dilemparkan bisa kembali.

Senada dengan pernyataan mantan Ketua Umum Indonesia Sport Boomerang Association (Inasba) yang juga pemerhati bumerang Indonesia,  almarhum Listyo Bramantyo yang menyebutkan bahwa ada jejak-jejak orang Sulawesi wilayah Australia. Kemudian diyakini orang Sulawesi yang memperkenalkan bumerang kepada suku Aborigin.

Dalam statusnya di akun Facebook pribadinya Listyo menuliskan:
"Motela, bambu silang asli Ondae,Sulawesi, yg bisa terbang dan kembali. ada riset yg mengatakan bahwa orang2 Sulawesilah yg memperkenalkan throwing stick ato bumerang ke orang2 aborigin. ini terbukti dg adanya temuan bahwa ada jejak orang Sulawesi di Australia,bukan sebaliknya. siapa tahu?" tulisnya.

Nada tanya status Listyo tersebut didukung dengan temuan catatan ekspedisi Walter Kauldern tahun 1917 sampai 1920 di Sulawesi  yang memaparkan di daerah Sulawesi ditemukan paling tidak 2 jenis alat buatan manusia atau perkakas yang dinamakan Parimpah dan Motela. Keduanya apabila dilempar bisa kembali layaknya bumerang.

Untuk memastikan bahwa bumerang berasal dari Indonesia atau Australia perlu kajian ilmiah berdasarkan bukti yang ada. (Bersambung)

Posting Komentar

0 Komentar