Inilah Isi SK Menkes Soal Panduan Tempat Kerja Ditengah Pandemi


SUBANG - Menindaklanjuti Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor Hk.01.07/Menkes/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Tempat Kerja Perkantorandan Industri dalam mendukung keberlangsungan usaha pada situasi Pandemi. Pemerintah Daerah Kabupaten Subang mengundang 73 para pimpinan perusahaan dan dokter atau tim kesehatan yang ada di perusahaan di Kabupaten Subang untuk mengikuti sosialisasi SK Menteri Kesehatan RI tersebut, Selasa (2/6/20).
Sosialisasi SK Menteri Kesehatan RI tersebut dilaksanakan di tiga lokasi yang berbeda yaitu di Ruang Rapat Bupati II dipimpin Bupati Subang H. Ruhimat, di ruang rapat Bupati I dipimpin Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi dan lokasi terakhir di aula Kantor Dinas Kesehatan dipimpin langsung oleh Sekda Subang H. Aminudin.
Sosialisasi SK Menteri Kesehatan RI tersebut juga turut manghadirkan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat M.A. Afriandi, Asda I. Kadisnakertrans Subang, KAdis Kesehatan, Ketua Apindo Subang dan para pimpinan perusahaan serta para dokter tim Kesehatan perusahaan.
Berdasarkan keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia tentang panduan pencegahan dan pengendalian Covid-19 ditempat kerja perkantoran dan industry dalam mendukung keberlangsungan usaha pada situasi pandemic menyatakan bahwa Pemerintah Daerah KAbupaten/Kota melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan panduan pencegahan dan covid-19 di tempat kerja perkantoran dan industri.
Dalam keputusan tersebut Menteri Kesehatan tersebut diatur secara rinci apa yang harus dilakukan oleh tempat kerja dan pekerja selama masa PSBB atau pasca PSBB. Sebagai contoh tempat kerja harus membentuk tim penanggulangan Covid-19 ditempat kerja yang terdiri dari pimpinan, bagian kepagawaian, bagian K3 dan petugas Kesehatan yang diperkuat dengan surat keputusan dari pimpinan tempat kerja.Bupati Subang menghimbau agar seluruh perusahaan di KAbupaten Subang melaksanakan pedoman yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementrian Kesehatan dan terus berkoordinasi dalam pelaksanaannya dengan Pemda Subang melalui Dinas Kesehatan dan Disnakertrans Subang.
Perpanjangan PSBB Subang harus kita sikapi debagai periode sosialisasi dan adaptasi menuju tatanan kehidupan normal baru atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) khusunya di lingkungan perusahaan agar penularan Covid-19 dapat di cegah namun keberlangsungan ekonomi dapat berjalan dengan baik. (Prokopim-Setda)

Posting Komentar

0 Komentar