Dua Desa di Subang Jalankan Karantina Mikro

79 orang di  Desa Kasomalang dan Kalijati Barat dilakukan swab dalam mikro karantina yang menjadi bagian pilot project Provinsi Jawa Barat. Tujuannya untuk memantau perkembangan Covid-19 pada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional selama 14 hari ke depan.

SUBANG – Dua desa di Kabupaten Subang akan melaksanakan karantina mikro yang menjadi bagian dari pilot project Provinsi Jawa Barat kepada 60 desa. Desa yang menjadi bagian karantina mikro di Subang Desa Kasomalang Kulon dan Desa Kalijati Barat. Menurut dr. Maxi selaku Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang, pada karantina mikro tersebut akan langsung dilakukan swab kepada 97 pedagang pasar tanpa melakukan rapid test.
”Tujuannya ialah untuk memantau perkembangan Penularan Covid-19 di dua desa itu transmisinya masih tinggi. Akan dilakukan selama 14 hari hari ini,” jelasnya kepada wartawan dalam konferensi pers di Posko Gugus Tugas:
Kemudian dr. Maxi menyampaikan bahwa selama dua hari ini melakukan rapid test di 10 tempat kepada 607 orang dengan hasilnya 9 orang dinyatakan reaktif.
Adapun tempat yang dilakukan Rapid Test ialah pasar Kalijati 63 orang yang hasilnya dua  orang reaktif pasar Purwodadi dan pasar Pabuaran masing-masing 60 orang yang hasilnya negatif. kemudian pasar jalancagak sebanyak 62 orang yang hasilnya lima orang reaktif dan pasar Pagaden dan Wates masing-masing 60 orang hasilnya negatif. Di pasar Cipunagara 60 orang hasilnya dua orang reaktif.
Lalu di pasar Karanganyar Pusakaratu sebanyak 60 orang dan Pasar Jatireja sebanyak 30 orang yang hasilnya negatif kemudian di Puskesmas Tambakdahan dilakukan tracing kepada keluarga orang yang dinyatakan positif sebanyak 13 orang yang hasilnya negatif kemudian di Pasar Cikaum sebanyak 79 orang hasilnya negatif.
Terhadap sembilan orang yang dinyatakan reaktif akan dilakukan tes web pada 2 hari kedepan sesuai dengan kesiapan tenaga medis.
Share on Google Plus

0 Comments:

Posting Komentar