DPRD dan TAPD Sepakat Anggarkan Melunasi Tunggakan kepada RM Purnama

reporterjabar.com - SUBANG, Sekretaris DPRD Kabupaten Subang, H. Ujang Sutrisna, meminta pihak  Rumah Makan Purnama  selaku Mitra Kerja  Penyedia  Kebutuhan Makanan dan Minuman di  DPRD.
Secepatnya melakukan Penagihan ke Pihak Sekretaris DPRD  dengan dilengkapi bukti - bukti data dan Rincian  Tunggakan  se besar Rp.1 Miliar.
Menurut Ujang Sutrisna walaupun belum lamaenjabat Sekretaris di DPRD tetap harus mempertanggung jawabkan dan mampuh menyelesaikan masalah Tunggakan yang sudah lama tersebut.
Pada dasarnya pemerintah tidak boleh memiliki Tunggakan kepihak ketiga yang menjadi Mintra Kerja dan telah membantu pemerintah dalam penyedia Mamin untuk menjamu dalam setiap kegiatan di DPRD.
Dan Pemerintah tidak boleh merugikan Rakyat ,apalagi Tunggakan yang cukup besar dan sudah lama  tersebut belum terbayarkan,maka bukti - bukti Kwitansi,atau data lainya berikut Rinciannya diperjelas agar pihak kami dari Sekretaris DPRD menganggarkan untuk mebayar Tunggakan tersebut kepada Pihak  RM. Purnama selaku mitra Kerja Penyedia Mamin." Terang Ujang Sutrisna kepada wartawan Jumat (19 Juni 2020).
Sementara Ketua DPRD Kabupaten Subang, H.Narca Sukanda,S.Sos, mengaku, memang mendengar adanya tunggakan pihak Sekretariat DPRD bekas Mamin kepada RM.Purnama sebesar Rp.1 Miliar.
Akan tetapi belum menerima Laporan secara  resmi dari Sekretaris DPRD ,kamipun akan pertanyakan terlebih dahulu ko bisa punya tunggakan yang cukup besar bekas apa saja itu ,ujar Narca.
Jika memang anggaran terlalu kecil,kebutuhannya cukup besar karena banyaknya kegiatan di DPRD itu bisa terjadi.
Karena tamu yang datang dari luar melakukan kunjungan Kerja ke Kita itu cukup banyak ,itu kan harus di kamu jika memang seperti itu kenyataanya ,maka kita DPR harus menganggarkannya untuk melunasi Tunggakan ,untuk memastikan persoalan itu akan kami bicarakan bersama Sekretaris DPRD, terang Narca.
Ditempat terpisah, pemilik RM. Purnama,Simon Purnama di dampingi Putra Sulungnya Pepen Purnama, mengungkapkan bahwa Tunggakan sebesar Rp.1 Miliar itu bukan tunggan yang baru, melainkan Tunggakan yang sudah cukup lama.
Karena pihak Purnama selaku pemenang tander dalam penyedia mamin baik DPRD maupun Pemda itu melalui Proses Tander terlebih dahulu.
Dari besaran Anggaran untuk Kebutuhan Satu tahun Anggaran ,di bagi setiap Kegiatan itu ternyata tidak mencukupi,untuk Kebutuhan satu tahun anggaran, pihak penyedia melaporkannya,kemudian adanya berita acara yang diajukan oleh pengguna Anggaran dari Pemerintah ,maupun Sekretariatan DPRD Kabupaten Subang, untuk menuhi kebutuhan Mamin tersebut.
Pihak kami selaku penyedia mamin ada bukti tanda tangan dan capnya setiap barang diambil maupun diantarkan disetiap apa yang dipesan untuk menuhi kebutuhan dalam setiap kegiatan baik di DPRD maupun Pemkab.
Sebenarnya kami sudah sering melakukan kan penagihan cuma dibayarnya selalu ada sisa tunggakan sehingga tercatat terperinci,ada bukti - bukti kwitansi dan Sebagainya lengkap.
Bahkan baik pihak Pemkab melalui   Bagian Umum Setda maupun Sekretariatan DPRD sudah sering ngobrol dibicarakan masalah tunggakan ,cuma hanya Janji akan Membayar belum ada realisasinya sampai sekarang.
Simon Purnama menyebutkan tunggakan lama di Kantor DPRD sebesar Rp800 juta, ditambah yang baru tahun ini Rp200 jt sehingga total Rp1 miliar.
Sedangkan tunggakan di Pemkab Subang yang lama kurang Lebih Rp.2 miliar, kalau ditahun anggaran  2019 yang di realisasikan ditahun 2020 tidak ada catatan tunggakan lancar terus.
Terkait adanya Permintaan pihak Sekretariatan DPRD untuk menagih tunggakan , Purnama sudah sudah menyerahkannya bukti Penagihan  baik ke Sekwan ,maupun Ke Bagian Umum Rumahtangga Sekretaris Daerah dan telah disepakati Sekda Maupun Bupati akan  dianggarkan di Tahun Anggaran tahun 2021,untuk melunasi seluruh Tunggakan," ucap Simon Purnama. ()

Posting Komentar

0 Komentar