Bupati Subang Apresiasi Tim Gugus Tugas Covid-19

Bupati Subang, H. Ruhimat (kanan) bersama Wakil Bupati Subang,
Bupati Subang, H. Ruhimat (kanan) bersama Wakil Bupati Subang,

REPORTERJABAR.COMSUBANG - Walaupun sempat ada peningkatan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Subang Jawa Barat, H. Ruhimat selaku Bupati sekalgus Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengapresiasi kerja tim Gugus Tugas. "Terlihat memang terjadi penambahan jumlah kecamatan dan desa yang terlapor kan ada kasus konfirmasi positif Covid-19. Penambahan kecamatan dan desa tertular tidak lain dan tidak bukan karena kualitas pelacakan kasus kita yang bagus dan masif dengan melaksanakan rapid test dan swab," katanya dalam Siaran Pers dalam memberikan penjelasan tentang status Kabupaten Subang dalam penanganan wabah Covid-19, , Jum'at (12/6/2020).

Pernyataan tersebut disampaikan usai mengikuti Rapat Evaluasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Provinsi Jawa Barat bersama Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil secara virtual.
Bupati yang biasa disapa Kang Jimat ini merasa bersyukur karena kerja keras Tim Gugus Tugas menunjukan hasilnya. "Alhamdulillah atas kerja keras dan kerja sama semua pihak berdasarkan hasil evaluasi yang disampaikan Gubernur Jawa Barat, Kabupaten Subang hari ini berada di level II atau Zona Biru. Kita bersyukur karena ini merupakan progres yang baik mengingat sebelumnya Kabupaten Subang berada di level III atau Zona Kuning," tuturnya.

Kata Kang Jimat hasil evaluasi tersebut berdasarkan kepada perhitungan angka reproduksi virus yang menunjukkan Jawa Barat berada pada angka 0,893. "Walaupun angka reproduksi virus menurun akan tetapi karena masih terjadi penularan maka Provinsi Jawa Barat memutuskan untuk memperpanjang PSBB. proporsional berbasis mikro atau desa sampai dengan 26 Juni 2020 termasuk Kabupaten Subang," tuturnya lagi.
Berdasarkan hasil evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang dan arahan dari Gubernur Jawa Barat, Kabupaten Subang memperpanjang PSBB Proporsional berbasis desa kelurahan sampai dengan 26 Juni 2020 di 10 kecamatan 13 desa yang masih terdapat kasus konfirmasi positif Covid-19.

Kemudian kata dia pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi. Melakukan konsolidasi dengan semua pihak dalam rangka Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kabupaten Subang. "Prinsip dasar dari Adaptasi Kebiasaan Baru adalah menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara disiplin oleh setiap individu masyarakat Kabupaten Subang," terangnya.

Kang Jimat mengharapkan terkait dengan pelaksanaan AKB tersebut didukung dari semua pihak. "Terutama dalam mendisiplinkan dan mengedukasi masyarakat secara masif agar disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19," tegasnya.

Secara terpisah Juru Bicara Gugus Tugas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang menyebutkan dengan menurunnya status dari Zona Biru menjadi Zona Biru keberadaan Posko Gugus Tugas tetap dipertahankan namun akan dilakukan restrukturisasi supaya lebih efesien.

Posting Komentar

0 Komentar