Viral Surat Keterangan Covid-19 Palsu

Kuasa Hukum, Nugraha, SH (tengah)
CIREBON - Beredar Surat Keterangan Keterangan positif Covid-19 yang diduga palsu.  Surat keterangan berkop Instalasi Laboratorium Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah Gunung Jati Kota Cirebon itu menerangkan atas nama Muzdhalifah dinyatakan positif Covid-19 hasil PCR. Surat tersebut bertanggal 8 Mei 2020.
Surat keterangan sempat beredar di media sosial yang cukup membuat gempar tetangga Muzdhalifah di Perum Taman Kaliwulu Indah karena di sekitarnya ada yang positif Covid-19.
Lalu Muzdhalifah selaku korban bersama kuasa hukum Nugraha SH., M.Ag membantah kabar tersebut. "Kita sudah ada surat keterangan hasil pemeriksaan dari dinas kesehatan kabupaten Cirebon bahwa yang bersangkutan itu kategori non reaktif negatif tidak termasuk kategori manapun bukan bukan ODR, ODP apalagi PDP," jelasnya.
Akibat surat itu korban sempat mendapat berbagai pertanyaan dari rekan-rekan dan tetangganya. "Bener nggak Mbak gini gini gini kan gitu dinyatakan positif berdasarkan hasil lab Rumah Sakit Gunung Jati gitu," ujarnya menirukan.
Lalu kata dia tetangga juga semua perumahan pada heboh, panik, sebab warga mengetahui bahwa di perumahan tersebut blok tersebut ada seseorang yang positif Covid-19. Menyita perhatian netizen
Lalu Rumah Sakit melalui Press Release yang ditandatangani oleh direktur RS Gunung Jati Kota Cirebon, dr. H. Ismail Jamaludin, Sp.OT, dan ketua PPID pembantu RSUD RSUD Gunung Jati Kota Cirebon, Herdiana, SKM, M,Si, menyatakan Surat yang beredar tidak pernah diterbitkan oleh Instansi Laboratorium RSD Gunung Jati Cirebon.
Dalam surat dinyatakan bahwa format pemeriksaan tidak sesuai dengan format surat yang digunakan oleh Instansi Laboratorium Rumah Sakit Daerah Gunung Jati Kota Cirebon.
Kemudian dokter penandatanganan hasil pemeriksaan tersebut bukan dokter penanggung jawab instalasi laboratorium Rumah Sakit Gunung Jati Kota Cirebon.
Berdasarkan keterangan dari RSUD Gunung Jati Cirebon kuasa hukum akan mendampingi untuk melaporkan perbuatan yang tidak menyenangkan. Kebohongan publik dan lain sebagainya rencananya akan didampingi di Polres Sumber Kabupaten Cirebon.
"Langkah yang akan dilakukan oleh korban bersama saya sebagai kuasa hukum akan melaporkan peristiwa ini ke pihak yang berwajib untuk mencari siapa pelaku pembuat dan penyebar surat palsu ini yang meresahkan," pungkasnya.

Posting Komentar

0 Komentar