Subang Berlakukan PSBB Proporsional pada 7 Desa di 5 Kecamatan

SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat selaku Ketua Gugus Tugas  Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang mengumumkan menghentikan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Parsial di Kabupaten Subang, dan memulai pemberlakuan PSBB proporsional yang difokuskan kepada lingkungan RW yang masih terdapat kasus terkonfirmasi positif Covid-19, yaitu di 7 desa di 5 kecamatan. Pemberlakuan PSBB Proporsional mulai 30 Mei sampai 12 Juni 2020.
"Hal ini berdasarkan arahan dari Gubernur Jawa Barat dengan memperhatikan hasil evaluasi situasi dan kondisi terkini di Kabu[paten Subang serta memperhatiak masykan dari semua pihak," ujar Bupati Subang yang didampingi Wakil Bupati Bupati Subang, Agus Masykur bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Subang, Jum'at (29/5/2020).
PSBB proporsional ini kata Bupati sesuai dengan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 443.Kep.287 Huk HAM 2020.
Adapun kecamatan dan desa yang menjadi fokus PSBB Proporsional ialah: Kecamatan Cipeundeuy meliputi Desa Lengkong dan Wantilan, Kecamatan Ciasem meliputi Desa Sukamandijaya, Kecamatan Kasomalang meliputi Desa Sindangsari di Kampung Limkaratus dan Kampung Sukajaya serat Desa Kasomalangkulon, Kecamatan Sukasari di Desa Sukasari dan Kecamatan Legonkulon di Desa Karangmulya.
Untuk itu kata Bupati akan segera melakukan rapat dengan para camat dan kepala desa untuk membahasnya. "Sekaligus mempersiapkan kondisi Adaptasi Kebiasaan Baru atau AKB yaitu secara perlahan memberlakukan kebiasaan aktifitas masyarakat dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat," katanya.
Oleh karena pihaknya meminta semua pihak untuk mendukung dalam mendisiplinkan masyarakat secara masif menerapkan protokol kesehatan selama masa PSBB dan masa transisi adaptasi kebiasaan baru.. "Khususnya insan pers dapat berkontribusi aktif dalam meberikan sosialisasi, edukasi dan informasi dalam Pencegahan Covid-19," pungkasnya.

Posting Komentar

0 Komentar