Inilah Penyebab Panik di Legonkulon Subang

SUBANG – Rob di Pantai Legonkulon Subang Jawa Barat akibat hujan yang diiringi angin besar telah menimbulkan kepanikan warga. Menurut seorang warga setempat, Yayat Ruhiyat, menyebutkan kepanikan terjadi diduga dari warga luar yang tengah berkunjung ke lokasi kaget melihat air naik secara tiba-tiba. "Kepanikan mah bukan masyarakat setempat. Tapi yang panik mah ada pengunjung atau tamu yang main ke daerah Mayangan Legonwetan, lalu melihat air roroban (air pasang). Nu teu biasana tara ditingali, jadi Weh kaget panik. Jadi weh  di medsos teriak-teriak tsunami," ujarnya campur Bahasa Sunda.

Padahal kata Yayat warga Mayangan maupun Legonwetan sudah biasa melihat air naik (rob). Dia juga menyesalkan sikap kaget yang menimbulkan kepanikan. "Waspada sih perlu sambil berdo'a Tapi jangan panik-panik amat, atuh," imbuhnya.

Setelah kejadian itu kata Yayat kondisi air sudah surut kembali. "Dua tiga jam roroban udah surut lagi," pungkasnya.

Sebelumnya tersiar kabar adanya tsunami Pantai Legonkulon yang menyebabkan kepanikan warga. Banyak warga yang berbondong-bondong menggunakan kendaraan menuju arah Pamanukan.

Dalam keterangan yang diterima Reporterjabar.com perkiraan sementara itu bukan tsunami tetapi akibat hujan badai yang sangat kencang membawa air laut ke pemukiman warga terprovokasi. Sehingga membuat warga panik berlarian ke arah Pamanukan membuat jalanan ke arah Pamanukan menjadi macet.

Sementara itu keterangan dari BPBD Kabupaten Subang menyebutkan peristiwa terjadi pukul 17.00 WIB . Penyebab banjir ialah anomali cuaca hingga berita ini ditulis pihak BPBD telah menuju ke lokasi melakukan penanggulangan
Share on Google Plus

0 Comments:

Posting Komentar