Dalam Sepekan Sat Reskrim Polres Majalengka Berhasil Ungkap Pelaku Curanmor dan Pelaku UU Darurat Sajam



MAJALENGKA - Satuan Reskrim Polres Majalengka menggelar Konferensi Pers dalam sepekan berhasil tindak pidana curanmor dan tiga kasus tindak pidana UU Darurat Sajam tanpa ijin di wilayah hukum Polres Majalengka.  Konferensi pers di pimpin langsung Kapolres Majalengka AKBP Bismo Teguh Prakoso didampingi Waka Polres Kompol Hidayatullah dan Kasat Reskrim AKP Wafdan M di Aula Serbaguna Arya Sarja Racana Polres Majalengka, Jumat (8/5/2020).

Dalam Konferensi Pers Kapolres menjelaskan bahwa kedua pelaku curanmor JH (26) warga Majalengka, dan KD (40) warga Cirebon dan AP (DPO) dengan tiga TKP yakni di Desa Cidenok, Kecamatan Sumberjaya, TKP Wilayah Kecamatan Majalengka dan Kecamatan Dawuan.

Kedua pelaku curanmor dan barang bukti ranmor sebanyak 7 unit sepeda motor telah diamankan di Mapolres Majalengka dan kedua pelaku tindak pidana pencurian dengan Pemberatan dijerat Sebagaimana dimaksud  dalam pasal 363 KUHPidana dengan ancaman 7 tahun penjara.

Kapolres juga mengungkapkan ketiga pelaku tindak pidana  Undang-undang  darurat sajam yang dilakukan RM (27) warga Majalengka dan AG (18) warga Cirebon dan LN (28) warga Cirebon, pelaku tergabung dalam Club motor Brigez dan Genk motor XTC.

Pelaku RM club motor Brigez melakukan tindak pidana pengancaman dengan kekerasaan dan membawa senjata tajam jenis golok tanpa ijin yang dilakukan pada hari Jumat , 01 Mei 2020, jam 02.30 Wib di pinggir Jalan Desa Simpuereum, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka.

Pelaku RM merasa tersinggung dengan korban SG penduduk Sukahaji, Majalengka yang meraung-raungkan pedal gas sepeda motor hingga Pelaku RM merasa kesal dan mengancam akan membunuh korban dengan menodongkan sentaja tajam jenis golok ke leher korban, jelas Kapolres.

Sedangkan kedua pelaku AG dan LN (Genk motor XTC), pelaku tindak pidana membawa Sajam Jenis samurai tanpa ijin yang dilakukan pada hari minggu tanggal 03 Mei 2020, jam 01.00 Wib di Jalan Panyingkiran, Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka.  Kedua pelaku ketika dilakukan razia oleh pihak Kepolisian Polres majalengka dan didapat pada diri keduanya senjata tajam jenis samurai dan cerulit keduanya tergabung dalam Kelompok Genk motor XTC.

Ketiga Pelaku UU Darurat Sajam RM, AG dan LN beserta barang bukti berupa golok, samurai dan cerulit telah diamankan Sat Reskrim Polres Majalengka dan ketiga pelaku diancam dengan UU Darurat No.12 tahun 1951 diancam hukuman penjara maksimal sepuluh tahun penjara, tegas Kapolres.

Posting Komentar

0 Komentar