Begini Suasana Shalat Ied Warga Subang ditengah Pandemik

Walaupun Pemda Kabupaten Subang tidak menyelenggarakan  shalat  Idul Fitri yang biasanya dilakukan di alun-alun Subang atau Masjid Agung. Tetapi masyarakat Subang melakukannya di lingkungan masing-masing. Seperti di Komplek PDK Subang Kelurahan Dangdeur yang menyelenggarakan shalat berjama'ah dengan memanfaatkan jalan lingkungan di sekitar masjid Al Ikhlas atau Masjid Komplek.
Dari pengamatan Elshinta penempatan jama'ah diatur  untuk jamaah pria ditempatkan di jalan depan masjid dan jalur  jalur jalan yang membelok 90 derajat diperuntukan jama'ah perempuan.

Sedangkan imam dan khatib menempati teras masjid. Dilengkapi sejumlah pengeras suara supaya jama'ah bisa mendengar imam/khatib.
Dikatakan oleh Ketua DKM AL Ikhlas, H. Syarifudin kegiatan ini atas permintaan warga yang semula akan shalat di rumah tetapi merasa kurang afdhol. "Maka kami melakukan kegiatan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan," ujarnya sebelum dilaksanakan kegiatan shalat Ied, Minggu pagi (24/5/2020).

Dari pantauan di lapangan pengaturan barisan menerapkan protokol pencegahan Covid-19 dengan ditandai oleh garis dan jama'ah menempati secara zig-zag dengan jarak sekitar satu meter.

Sebelum masuk lokasi jama'ah diwajibkan cuci tangan, membawa sajadah sendiri dan usai shalat tidak bersentuhan atau berjabat tangan.
Kegiatan shalat Ied ini merupakan yang pertama kali dilakukan sehubungan dengan Wabah Covid-19.

Sementara itu menurut sumber informasi dari Bagian Protokol dan Komuikasi Pimpinan Setda Kabupaten Subang menyebutkan bahwa
Bupati Subang, H. Ruhimat melaksanakan Shalat Ied di rumah pribadinya bersama keluarga di Cimuté Kecamatan Sagalahérang dan Wakil Bupati Subang, Agus Masykur melaksanakan shalat Ied di rumah dinas Wakil Bupati di Daerah Cidongkol bersama keluarganya.

Sekda Kabupaten Subang, Aminudin di Curug Rendeng Jalancagak bersama keluarganya.
Share on Google Plus

0 Comments:

Posting Komentar