Asyik PSBB Parsial di Subang Tak Diperpanjang


Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Parsial di Kabupaten Subang tak diperpanjang tetapi tetap mematuhii protokol kesehatan secara ketat.


SUBANG – Menyikapi perkembangan covid-19, pemerintah pusat telah menginformasikan bahwa provinsi Jawa Barat merupakan salah satu provinsi yang diperkenankan untuk menerapkan kehidupan normal baru (new normal). “Yang berarti semua aktivitas masyarakat dapat dilaksanakan akan tetapi diwajibkan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat,” ujar Bupati Subang, H. Ruhimat didampingi Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi dalam Rapat Koordinasi sekaligus silaturahmi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Subang menjelang berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Parsial Kabupaten Subang di halaman belakang Rumah Dinas Bupati Subang, Kamis (28/5/20).
PSBB Parsial di Kabupaten Subang akan berakhir pada tanggal 29 Mei 2020. “Tidak akan diperpanjang lagi, namum akan terus berkoordinasi dengan Provinsi Jawa Barat terkait kehidupan normal baru,” imbuhnya.
Lalu diinformasikan bahwa Kabupaten Subang mendapat apresiasi dari Kementerian Sosial RI  menjadi percontohan penyaluran bantuan sosial bagi seluruh kabupaten/kota se-Indonesia selama pemberlakuan PSBB di kabupaten Subang. Olah karena itu Bupati Subang yang biasa disapa Kang Jimat menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Forkopimda Subang beserta jajarannya yang telah bahu-membahu mendukung Pemda Kabupaten Subang dalam pencegahan penyebaran Covid-19 dan penyaluran bantuan sosial sehingga Kabupaten Subang.
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, perkembangan terakhir total 43 orang terkonfirmasi positif Covid-19, satu orang dinyatakan sembuh,  26 orang diantaranya masih dalam perawatan, 14 telah sembuh dan 3 orang meninggal. “Semoga yang masih dalam perawatan segera sembuh dan tidak ada lagi kasus positif covid-19 di Kabupaten Subang,” ujarnya.
Melihat penularan saat ini, Subang mampu mengendalikan penularan covid-19. Sebelum PSBB tercatat ada 11 Kecamatan terkonfirmasi positif sampai dengan saat ini PSBB akan berakhir , kecamatan yang terlaporkan kasus dengan konfirmasi positif covid-19 tidak bertambah. Bahkan dari 9 kecamatan hanya terdapat 1 desa saja yang tertular covid-19 dan tidak menularkan ke desa lain dalam satu kecamatan. (Prokopim)

Posting Komentar

0 Komentar