34 Lokasi di Subang Disasar Rapid Test


Guna kewaspadaan penyebaran Covid-19 di Subang Jawa Barat, sejumlah lokasi telah dipetakan untuk dilakukan rapid test tahap keenam. Ada 34 lokasi yang disasar diantaranya lembaga pemerintah, pasar, pesantren dan kawasan pertokoan dengan sasaran 3.620 orang.

SUBANG – Untuk mewaspadai penyebaran Covid-19 di wilayah Subang Jawa Barat, telah dipetakan 34 lokasi untuk dilakukan rapid test selama 9 hari yang dimulai dari 28 Mei – 5 Juni 2020. Dikatakan dr. Maxi selaku Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang, lokasi yang disasar diantaranya ialah lembaga pemerintah, pesantren dan kawasan pertokoan dengan jumlah 34 lokasi dengan sasaran 3620 orang. Berikut lokasi yang akan dilakukan rapid test:
Hari Kamis 28 Mei 2020 di Pasar Kasomalang dibentuk tim khusus untuk berbagai kelompok dengan sasaran 400 orang. Pedagang Kasomalang sekaligus melakukan tracing kontak dengan pasien Ny. I di Kasomalang Kulon dan Kelompok rapid test positif dari Desa Bojongloa.
Jum'at 29 Mei 2020 di Polres Subang, Dinas Perhubungan, Kejaksaan, Pengadilan dan Pasar Palasari.
Senin 1 Juni 2020 di Pasar Kalijati, Pasar Purwadadi dan Pasar Pabuaran
Selasa 2 Juni 2020 di Pasar Jalancagak, Pagaden, Pasar Wates, Pasar Cipunagara, Pasar Karanganyar dan Pasar Jatireja.
Hari Rabu 3 Juni 2020 di Pasar Cisalak, Pasar Jogja Pamanukan, Surya mall Pamanukan, Pasar Ciasem, TPI Blanakan dan Jalur Enam di Ciasem.
Kamis 4 Juni 2020 di PT. Daenong Global, PT. Willbes Global, PT. Sinwon, PT. Kondobo Texindo, PT. C-SiteTexpia dan PT. Pungkook Indonesia One.
Jum'at 5 Juni 2020 di RSUD Ciereng dengan berikan 300 rapid test, petugas Alfamart dan Indomaret. Pesantren Al-Ihya Pagaden Barat, Pesantren Asy-Syifa Jalancagak, Asy-Syifa Wanareja, Riyadul Jannah Jalancagak. Kata dr. Maxi sasaran pesantren besar karena banyak santri dari Zona Merah.
Kemudian jumlah pasein positif terakumulasi 43 orang dengan jumlah pasein sembuh 13 orang, 3 orang meninggal dunia dan masih dalam perawatan 27 orang, 10 dirawat di RSUD Ciereng dan 17 orang dengan isolasi mandiri.
Lalu Pasien Dalam pengawasan atau PDP yang dirawat di RSUD Ciereng 56 orang, 46 orang sudah selesai, 8 orang meninggal dan 2 orang masih dirawat.
Orangn Dalam Pemantaua atau ODP bertambah 43 orang menjadi 5.439 orang dari data kemarin, 4529 sudah selesai yang masih dipantau 910 orang.
Share on Google Plus

0 Comments:

Posting Komentar