Di Subang 13 Orang Positif Covid-19, tapi Baru Rapid Test


SUBANG - Setelah dilakukan tes cepat (rapid test) Covid-19 kepada 1.774 orang dilaporkan 13 orang diantaranya menunjukan hasil positif yang terdiri dari 8 orang laki-laki dan 5 orang. Kata Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Subang, dr. Nunung Suhaeri hal tersebut perlu dipastikan melalui test selanjutnya melalui test swab. "Perlu kami jelaskan kalau yang 13 orang belum tentu positif, maka dari itu kami akan akan diisolasi untuk kemudian dilakukan tes swab untuk memastikannya," jelas dr. Nunung yang didampingi oleh Bupati Subang, H. Ruhimat selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang, Jum'at malam (10/4/2020).
Lalu kata dr. Nunung rapid tes yang dilakukan ialah untuk melakukan pemetaan penjaringan kasus Covid-19 di wilayah Subang. "Perlu kami diinformasikan kepada teman-teman (wartawan) bahwa hasil rapid test untuk pemetaan penjaringan Covid-19 untuk selanjutnya akan dilakukan test swab," imbuhnya.
Pengambilan sample swab kata dia akan dilakukan di RSUD Subang untuk kemudian menunggu hasilnya di Labkesda Jawa Barat. Diagnosa akan ditentukan hasil swab (PCR).
Sebelumnya dilakukan rapid test kepada warga Subang dengan prioritas pada Orang Dalam Pemantauan atau ODP, dengan kriteria yang baru datang dari luar negeri dan warga yang memiliki gejala tertentu seperti batuk dan sesak nafas. Rapid test dilakukan pada tanggal 7 sampai tanggal 8 April lalu di 20 lokasi yang melingkupi layanan 40 puskesmas di Kabupaten Subang.
Kemudian Bupati Subang yang biasa disapa Kang Jimat ini menambahkan bahwa kasus positif adalah orang dengan riwayat kembali dari luar negeri dan dari dari zona merah. "Setelah saya mendapatkan informasi ternyata historis masa lalunya mereka dari luar negeri dan dari Zona Merah," ujarnya.
Oleh karena itu dirinya memohon kepada orang luar atau orang Subang yang berada di luar Subang supaya jangan dulu datang ke Subang. "Saya mohon kepada para pelancong dan dari daerah luar daerah Kabupaten Subang kalau sayang kepada keluarganya silahkan menetap saja di wilayahnya masing-masing. Tolong sampaikan juga kepada keluarganya jangan pulang dulu ke Subang," tuturnya.
Selanjutnya kata Kang Jimat mengenai upaya pengetatan arus keluar-masuk Subang pihaknya tengah merumuskannya. "Sepertihalnya di DKI yang sedang dilakjukan PSBB kami pun sedang memikirkan tentang hal itu minimal pendatang dari luar kota Subang betul-betul sadar diharapkan supaya tidak kembali dulu ke subang," katanya.

Pasien Positif Covid-19 Semakin Membaik
Dari hasil pemantauan sebelumnya sempat ditemukan satu orang warga Subang dilaporkan postif Covid-19 yang kini tengah dilakukan isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Subang.
Menurut dr. Nunung kondisi pasien tersebut sudah membaik dan sudah dilakukan swab berikutnya tinggal menunggul sekitar satu minggu kemudian. Selama dalam perawatan pasien sempat berkomunikasi dengan Bupati Subang, H. Ruhimat melalui komunikasi visual atau videocall. Dalam komunikasi tersebut kondisi pasien dalam kondisi stabil dan bisa berkomunikasi dengan baik. Bupati Subang turut mendo'akan semoga lekas sembuh.
Share on Google Plus

0 Comments:

Posting Komentar