Tekuak, inilah Sosok Raja LAK Galuh Pakuan

SUBANG - Sejumlah Pinisepuh dan Tokoh Sunda se-Jawa Barat, serta Peneliti juga Majelis Adat Sunda membuka ke publik siapa Evi Silviadi yang sebenarnya. Selama 9 tahun ini, dikenal dengan Raja Lembaga Adat Karatwan LAK) Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi, di kalangan masyarakat Subang dan Jawa Barat.
Sesepuh Adat Sunda, Abah Alam mengungkapkan, Evi Silviadi sebenarnya merupakan keturunan ke-XI dari Raja Sukapura, atau Raja Galuh, dan wajar serta pantas Evi Silviadi mendapatkan Gelar Raja LAK Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi. "Setelah kami teliti dan telusuri, bahwa Evi Silviadi itu putra dari Rd. H. Umar Sanusi bin Rd. Afidin bin Rd. H. Ahya bin, Jalaludin Manggala bin Rd. H. Jalaludin bin Rd. Nurudin II bin Rd. H. Nurudin I bin Rd Basarudin bin Rd. Puspadirja (Patih Abdul) bin Rd. Wiradi Manggala Dalem Sawidak yang merupakan Raja Sukapura. Jadi jelas gari keturunan Kang Evi Silviadi ini, merupakan Raja Sukapura, dan pantas mendapat gelar Rahyang Mandalajati," tutur Abah Alam kepada wartawan di Subang, Senin (16/3/2020).
Abah Alam juga menyebutkan, bahwa Evi Silviadi menjadi salah satu pejuang yang mampu membebaskan Pusaka Kudjang dari jeratan Undang-undang Darurat, sekaligus memperjuangkan atas keputusan pengadilan, yang menyatakan Sunda Adalah Bangsa, membangun tatanan kelembagaan adat Karatwan Galuh Pakuan, yang mandiri dan menjunjung tinggi sistem tata kelola Sunda hingga tumbuh peradaban dengan Lembaga Adat Karatwan, yang saat ini sedang berjalan.
Maka atas semua pertimbangan itulah, para tokoh dan pinisepuh Sunda se-Jawa Barat, dan Majelis Adat Sunda sepakat menganugrahkan Pusaka Trisula, dan adat Gelar Adat Sang Sangga Buana kepada Raja LAK Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi Sangga Buana.
"Atas semua perjuangannya itulah, kami menganugrahkan Pusaka Trisula, dan Sang Sangga Buana kepada Evi Silviadi. Hanya kepada keturunan Raja Sukapura-lah, Pusaka Trisula itu dianugrahkan," tegasnya.
Sementara itu, penugrahan Pusaka Trisula dan Sang Sangga Buana kepada Raja LAK Galuh Pakuan Evi Silviadi, dilaksanakan dalam prosesi upacara adat yang sederhana di Karatwan Galuh Pakuan, yang dihadiri sekitar 100 orang dari sejumlah Tokoh, dan Pinisepuh Sunda se-Jawa Barat, peneliti dan Majelis Adat Sunda, dan sejumlah komunitas terdiri dari Lembaga Hukum (Lembakum), JG Guard, Paku Sunda, Sekar Tani, Syber One, Pidum, Pidsus, Komunitas Gede Bandung (KGB) Manasik dan Komunitas Sunda lainnya.
Share on Google Plus

0 Comments:

Posting Komentar