Inilah Fungsi Masker Sebenarnya

SUBANG – Menghadapi temuan adanya dua orang warga Indonesia yang terjangkit Covid-19, Bupati Subang H. Ruhimat yang biasa disapa Kang Jimat memeinta warga Subang supaya tetap tenang. Dia berpesan selain selain berusaha untuk waspada dan berdo'a kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar terlindung dari penyakit dan Covid-19 tidak masuk ke Subang.

"Mari kita berdo'a kepada Tuhan Yang Maha Kuasa semoga penyakit itu tridak masuk Subang dan (menyebar di) Jawa Barat," ujarnya dihadapan wartawan saat melakukan pengecekan kesiapan Ruang Isolasi Covid-19 di RSUD Subang.

Kemudian kata Kang Jimat masyarakat supaya tetap melaksanakan kegiatan seperti biasa. "Apapun alasannya kalau masalah ajal itu 'kan tugas malaikat Izrail saya pikir tidak perlu ditakuti. Jalankan tugas sebagaimana mestinya. Gak perlu panik," tegasnya.

Mengenai kesiapan RSUD Subang sebagai rumah sakit rujukan Covid-19, Kang Jimat menyebutkan telah siap. Adapun seandainya ada pasien positif Covid-19 perawatannya akan dilakukan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Kemudian kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr. Nunung Suhaeri menyebutkan masker untuk orang sakit. "Orang sehat tidak perlu masker. Masker hanya untuk orang sakit. Sepanjang tidak ada kontak dengan yang terduga Covid-19. Kecuali petugas kesehatan yang berhubungan dengan orang sakit karena kita kan tidak tahu apakah terkena atau tidak makanya kalau dokter dan perawat perlu menggunakan masker," jelas dr. Nunung.

Kemudian mengenai kesiapan RSUD Subang, hingga kini sudah menyiapkan 30 orang dalam tim. Untuk menyamakan persepsi terhadap Covid-19, pihaknya akan mengundang semua puskesmas dan rumah sakit swasta termasuk Forkopimda Subang dalam rapat koordinasi di Aula Pemda Subang. "Tim di Dinas Kesehatan yang dikomandoi oleh Bupati dan Forkopimda akan koordinasi semua jajaran supaya tidak terjadi kepanikan," katanya. 
Share on Google Plus

0 Comments:

Posting Komentar