Raja Galuh Diamanahi kembali Pimpin Muaythai Jabar

SUBANG - Raja LAK Galuh Pakuan, Rahyang Mandalajati Evi Silviadi terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengprov Muaythai Indonesia Jawa Barat.
Evi dipercaya kembali memimpin Cabang Olahraga Muaythai Jabar untuk masa bakti 2020-2024 dalam Musorprov yang digelar di Hotel Betha Subang, Sabtu (01/02/2020).

"Terima kasih atas dukungan dan kepercayaan semua. Mari kita sama sama besarkan Cabor kita ini. Semoga lebih baik kedepan," ujar Evi.
Dia menyatakan akan terus membenahi organisasi ini, memebenahi pengcab yang belum aktif dan terus melakukan pembinaan.

Evi Silviadi selaku formatur terpilih dalam beberapa waktu ke depan akan menyusun struktur organisasi dibantu tiga orang formatur yakni sekretaris Yoyo Kustrio, anggota Adrianto, Gaston Barus dan Kurniawan.

"Tugas kami menyusun kepengurusan yang lebih solid. Karena masih banyak target yang harus dicapai. Antara lain peningkatan prestasi, pembinaan juga sejak di sekolah melalui program ekskul kerjasama dengan Disdikbud serta banyak lainnya," papar Evi.

Terpilihnya Raja Galuh Pakuan itu sesuai dengan rekomendasi PBMI.
Surat rekomendasi PB MI itu bernomor 09/PB.MI/KU/I/2020 tertanggal 3 Januari 2020 tentang Rekomendasi yang menegaskan saudara Evi Silviadi untuk melanjutkan sebagai Ketua Umum Pengprov Muaythai Jawa Barat masa bhakti 2020-2024.

Ketum PBMI, Dr. Sudirman SH, MH, menyebut bahwa kepemimpinan Evi Silviadi patut dilanjutkan. Menurutnya, Muaythai Jabar tergolong organisasi yang sehat karena mampu menjalankan fungsinya dengan baik. "Saya belum pernah sampai hadir dalam acara Musorprov di provinsi lain. Jawa Barat ini istimewa. Semoga sukses di perhelatan PON Papua nanti," ucapnya.

Dalam Musorprov tersebut, dibuka secara resmi oleh Ketua Umum PBMI Dr Sudirman SH MH. Dihadiri oleh perwakilan KONI Jabar, Kepala Disparpora Subang, Asep Setia Permana, Ketua KONI Subang, Asep Rochman Dimyati, serta puluhan peserta perwakilan Pengurus Cabang Muaythai Kabupaten kota se-Jabar. (Ist)
Share on Google Plus

0 Comments:

Posting Komentar