Penggunaan Bahasa Sunda Kurang Didukung Keluarga

SUBANG - Kurang berkembangnya bahasa Sunda karena kurangnya perhatian keluarga dalam hal ini orang tua terhadap penggunaan bahasa Sunda di lingkungan keluarga. Hal tersebut diungkapkan Guru SMP 4 Subang, Risnawati pada Dialog dalam rangka Hari Ibu Internasional di Graha Sofia Subang, Kamis (20/2/2020).
"Termasuk penggunaan bahasa Sunda di lingkungan sekolah. Oleh karena itu diperlukan penguatan tenaga pendidikan dalam menguasai Bahasa Sunda," katanya.
Dialog tersebut dilakukan bersama Wakil Bupati Subang, Agus Masykur dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, Tatang Komara
Acara dihadiri Tenaga ahli kajian bahasa (narasumber Dian Hendrayana, SS., M.Pd), Dr. Tedi Muhtadin, M.Hum, Dr. Dede Kosasih, M.Si, Kadisdikbud beserta jajaran, para kepala perangkat daerah/ yang mewakili, Oni SOS bintang tamu, Musyawarah kerja kepala sekolah SD, SMP, SMA, Musyawarah guru mata pelajaran bahasa sunda se-Kab. Subang,  siswa-siswi peserta lomba SMP, SMA/SMK, Peserta lomba menulis cerita guru SD, SMP, SMA/SMK.
Kemudian akademisi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Dian Hendrayana menyebutkan supaya melakukan penelitian tentang identitas Sunda di Tatar Sunda. Karena bahasa Sunda di Jawa Barat memiliki keragaman dan keunikan.
Sambutan panitia disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, Tatang Komara, M.Si   menyampaikan beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan meliputi berbagai kegiatan keunikan ragam bahasa, lomba menulis cerita rakyat, lomba pendongeng tingkat SMP, serta  lomba presenter. Kegiatan tersebut dilaksanakan  selama 4 hari dari tanggal 17 s/d 20. Selain itu melibatkan pihak akademisi dari UPI dan UNPAD yang telah melibatkan diri dalam rangka Hari Bahasa Ibu Internasional. "Saya berharap kedepan meminta khususnya bidang kebudayaan untuk melibatkan steakholder dan masyarakat," ujarnya.
Diakhir sambutannya saya ucapkan terimakasih kepada kang Oni SOS, yang telah hadir dalam kegiatan ini mudah-mudahan kehadiran kang Oni SOS bisa memberikan motivasi kepada para pelajar karena memiliki kompetensi bisa hidup di kancah nasional, serta para tokoh budayawan atas partisapi dalam rangka mensukseskan kegiatan dinas pendidikan dan kebudayaan,  kami semakin termotivasi karena ternyara kepemilikan nilai-nilai budaya sangat tinggi untuk kemajuan di Kabupaten Subang. Kami percaya dengan belajar tuntas bisa menyiapkan generasi nasional yang sukses.
Kemudian dalam sambutannya Wakil Bupati Subang, Agus Masykur menyampaikan ucapan terimakasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang telah menyelenggarakan acara peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional. "Melalui peringatan ini bisa memberikan suatu motivasi bahwa Basa Sunda merupakan bahasa indungnya orang Sunda," katanya. 
Dengan peringatan seperti ini tentu banyak hal yang kita lakukan memberikan motivasi untuk anak-anak kita untuk belajar bahasa sunda. Menurut survey yang diadakan BPS tahun 2011 Bahasa Sunda merupakan bahasa ketiga yang paling banyak digunakan di lingkungan nasional  setelah Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa.
Share on Google Plus

0 Comments:

Posting Komentar