Disnakertrans Subang: Supaya Tertib Data Perusahaan Harus Begini

SUBANG - Disnakertrans Kabupaten Subang mengapresiasi perusahaan yang bekerja sama dalam perekrutan tenaga kerja. Dikatakan Kepala Seksi Informasi Pasar dan Bursa Kerja, Deden Almansur hal ini menjadikan data pengangguran di Kabupaten Subang menjadi akurat. Oleh karena itu kata Deden pihaknya mengapresiasi yang dilakukan PT Subang Autocomp Indonesia (PT. SUAI) yang langsung melaporkan tentang proses perekrutannya.
"Apa yang dilakukan oleh mereka (PT. SUAI) sangat membantu kami," ujarnya kepada wartawan, Selasa (18/2/2020).
Sebenarnya dalam merekrut tenaga kerja kata Deden ada kewajiban perusahaan untuk melaporkan sebagaimana diamanatkan UU Nomor 13 tahun 2003 dan diatur Permen nomor 39 tahun 2015. "Kalau tidak melaporkan bisa kena sanksi. Bahkan bisa dituduh melakukan TPPO  atau Tindak Pidana Penjualan Orang," jelasnya.
Kemudian kata dia selama ini dari sekitar 100 perusahaan besar di Subang, 30 perusahaan diantaranya telah berkoordinasi dengan Disnakertrans dalam rekrutmen tenaga kerja. "Kita harapkan sekali perusahaan lainnya bisa melakukan hal yang sama yaitu berkoordinasi dalam memfasilitasi perekrutan tenaga kerja supaya mereka tidak terkena sanksi," harapnya.
Lalu kata dia dari perekrutan yang dilakukan oleh PT. SUAI akan menyerap tenaga kerja sekitar 800 orang dengan peserta dari berbagai daerah lain sekitar Kabupaten Subang.
Kata Deden dengan difasilitasinya oleh Disnakertrans diharapkan bisa mengurangi praktek percaloan dalam rekrutmen tenaga kerja. "Kalau untuk menghilangkan mungkin tidak bisa, ya. Minimal bisa mengurangi secara signifikan," katanya lagi.
Ketika ditanya wartawan tentang upaya membuka peluang lowongan kerja bagi tenaga kerja laki-laki yang sekarang lebih didominasi oleh tenaga kerja perempuan, kata Deden pihak Disnakertrans menjalin kerjasama yang intensif beberapa perusahaan yang mengutamakan tenaga kerja laki-laki. "Diantaranya ialah perusahaan jalan tol dan perusahaan-perusahaan di Patimban" pungkasnya.
Share on Google Plus

0 Comments:

Posting Komentar