Antara SAKIP dan Jaminan Tenaga Kerja Non-PNS

SUBANG - Pemerintahan Daerah Kabupaten Subang, melalui BP4D Ir. Sumasna  kepada Wakil Bupati Subang Agus Maskur, mengapresiasi keberhasilan terkait Sakip dengan nilai "B",  dari  Kementetian PAN RB RI, tahun  depan Pemda Subang harus mendapatkan penghargaan yang sama predikat BB,  dan juga  pihak BPJS Tenagakerja memberikan santunan kepada dua orang ahli waris, Nelis dan Soleh,   Senin (17/2/2020) diacara apel pagi di halaman Pemkab Subang.
Apel tersebut dihadiri oleh Sekda Subang  Drs. Aminudin MSI, dan para pejabat, dan juga para ASN.
Wakil Bupat Subang Agus Maskur  mengucapkan  terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang telah  memberikan santunan kepada ahli waris keluarga yang telah meninggal dunia yang ada di lingkup  Pemda Subang.
Wakil Bupat Subang Agus Maskur  mengucapkan  terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang telah  memberikan santunan kepada ahli waris keluarga yang telah meninggal dunia yang ada di lingkup Pemda Subang.
"Mudah-mudahan almarhum diterima  amal ibadahnya oleh Alloh SWT," ujarnya.
Terkait santunan kata dia sebagai tanda bukti bahwa pentingnya pegawai-pegawai ada di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, khusus non ASN, yang masih honor  dimasukkan kepada program BPJS Ketenagakerjaan.
"Kami tidak berharap bahwa adanya kematian tidak dengan kecelakaan, akan  tetapi dengan BPJS Ketenagakerjaan, hal itu di bagian dan antisipasi  bagi kita, masyarakat, dan juga tenaga-tenaga Pemerintah daerah. Syukur alhamdulilah para  tenaga penuh untuk mendapatkan jaminan paling tidak ketika ada hal yang tidak kita inginkan, atau suatu musibah ada bantuan yang diberikan oleh pemerintah melalui  BPJS Tenagakerja," tuturnya.
Lanjut Wakil Bupati  Pemda Kabupaten Subang mendapatkan penghargaan terkait Sakip, dari  Kementerian Pan RB RI, dengan nilai "B".
"Tahun depan harus meraih "BB", dsn para ASN siap", ujar Wakil Bupati Subang Agus Maskur.
Sementara itu Kepala BPJS Ketenegaakerjaan Cabang Subang Heri Subroto mengatakan,  dengan memberikan santunan kepada dua ahli waris di lingkungan Pemda Subang sebesar Rp42 juta, dan 24 juta.
"Dengan memberikan santunan kepada dua ahli waris yang bekerja sukwan di Dinas Lingkungan Hidup, Pemda Subang, bahwa itu salah satu perlindungan jaminan sosial yang memberikan santunan pada saat kita mengalami musibah terutama kepada pekerja yang mengalami musibah seperti kecelakaan kerja,  sakit karena kecelakaan kerja, dan juga meninggal dunia termasuk juga memasuki masa pensiun," ujarnya menjelaskan.
BPJS Ketenagaan Kerja yaitu  jaminan kematian,  hari tua,  jaminan pensiun, dan  kami saat ini masih mengelola keuangan  untuk ASN masih dikelola oleh PT Taspen.
Namun didalam undang-undang nomor 24 dan undang-undang nomor 40 tahun 2009, dan Asabri bergabung terkait  santunan kematian  kepada pekerja di Dinas Lngkungan Hidup, yang mengalami musibah meninggal dunia karena sakit kedua ahli waris tersebut mendapatkan santunan sebesar  24 juta dan 42 juta.
Peraturan Pemerintah Nomor 40 dan perubahan tersebut,  semenjak tanggal 2 Desember 2019 bapak Presiden Jokowi akan memberikan penghargaan kepada para pekerja meninggal dunia.
Kemudian kami juga memberikan santunan untuk beasiswa kepada anak peserta yang akan diberikan dari tingkat TK, sebesar Rp1,5, sesangkan  SD, SMP mensapatkan beasiswa sebesar Rp2 juta, SMA Rp3 juta perbulan selama 3 tahun, untuk mahasiswa Rp12 juta", kata Heri. (Reporter Humas/Teddy)
Share on Google Plus

0 Comments:

Posting Komentar