Ada Apa Dibalik Fenomena Kerajaan?

SUBANG - Fenomena munculnya Kerajaan di Indonesia yang kini para petingginya ditetapkan sebagai tersangka menimbulkan pertanyaan tentang pihak yang berperan dibalik fenomena ini.
Menurut Raja Adat Galuh Pakuan, Rahiyang Mandalajati Evi Silviadi selaku tokoh Adat menduga bahwa fenomena kerajaan yang sekarang muncul seperti ada yang mengendalikan. Karena menurutnya para pemimpinnya atau petingginya tidak memiliki keyakinan yang kuat. "Semula saya ini adalah pemikiran yang out of the box sesuatu yang diluar jangkauan ini bagus untuk mempertahankan keyakinannya," jelasnya kepada wartawan.
Tetapi setelah ditangkap oleh Polda dan menyerah, Evi mempertanyakan keteguhannya. Karena kata dia jika keyakinannya kuat dia akan bertahan dengan pakaiannya sebagai simbol keyakinanya itu. Malah terlihat begitu down mentalnya yang  menunjukkan bahwa dia tidak mempunyai keyakinan atas yang diperbuatnya. "Justru sekarang saya bertanya siapa dibalik ini semua," tandasnya.
Oleh karena lanjut dia pemerintah perlu hadir supaya pihak-pihak yang merindukan kejayaan bangsa dengan cara membentuk tatanan berbasis sejarah bisa patuh dalam aturan negara. ‎"Sehingga tidak menjadi ancaman atau menimbulkan keresahan dan negara bisa memantau ketika sudah 'off side' seperti sekarang ini. Sedangkan proses (diantaranya) Sunda Empire itu sudah panjang (dari tahun 2015)," bebernya.
Kehadiran negara yang dimaksud ialah dengan memberikan ruang kepada mereka yang ingin membangun tatanan adat untuk memajukan Indonesia yang dibangun dari kebinekaan.
Share on Google Plus

0 Comments:

Posting Komentar